Suasana Salat Id di PP Muhammadiyah Jakarta Pusat Hari Ini Jumat (20/3)

bisnis.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Halaman Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta Pusat, mulai dipadati jemaah untuk salat Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).  

Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, jemaah Salat Id mulai berdatangan sejak pukul 05.50 WIB. Mereka datang dengan kendaraan roda empat maupun roda dua bersama keluarga maupun saudara.

Kumandang selawat terus dilantunkan para jemaah sebagai bentuk rasa syukur menyambut hari kemenangan setelah menjalani puasa selama satu bulan penuh. 

Sejumlah awak media juga mulai berdatangan untuk meliput pelaksanaan salat tersebut. Selain itu, tampak sejumlah personel kepolisian mengatur lalu lintas dan mengamankan salat agar berjalan dengan kondusif.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan tersebut tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Maklumat tersebut menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah Ramadan hingga perayaan Lebaran 2026.

Baca Juga

  • Muhammadiyah Jabar Siap Gelar Salat Id di Ratusan Titik Hari Ini Jumat (20/3)
  • Daftar Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah 2026 di Jakarta, Besok 20 Maret
  • Daftar Lengkap Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Seluruh Indonesia, Besok 20 Maret 2026

Dasar Penetapan Kalender Hijriah Muhammadiyah Penentuan awal bulan Hijriah oleh Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yakni sistem perhitungan astronomi untuk menentukan awal bulan berdasarkan posisi bulan setelah terjadi konjungsi atau ijtimak.

Dalam metode ini, awal bulan ditetapkan ketika ijtimak telah terjadi dan posisi bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam. Dengan pendekatan tersebut, awal bulan dalam kalender Islam dapat dihitung jauh hari tanpa menunggu pengamatan hilal secara langsung.

Berdasarkan maklumat, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada 19 Maret 2026 pukul 01.23 UTC. Setelah peristiwa tersebut, terdapat wilayah di bumi yang memenuhi parameter kalender hijriah global dengan tinggi bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat.

Parameter astronomi tersebut menjadi dasar bagi Muhammadiyah untuk menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemudik diimbau manfaatkan posko mudik Bekasi untuk istirahat
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Ketahanan Pangan Jadi Tema Khotbah Idulfitri di PP Muhammadiyah
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Populer: Michael B. Hartono Wafat; Trump Dorong Gencatan Serangan Energi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Ramalan Keuangan Shio 21 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Blak-Blakan Ceritakan Awal Mula Gabung BoP, Tak Segan Angkat Kaki Jika Tak Pro-Palestina
• 21 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.