BGN Desak Pelaku Penyerangan Fasilitas SPPG Karawang Diproses Hukum Usai Konflik Utang Berujung Kekerasan

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) mendesak pelaku penyerangan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Karawang Klari Pancawati II, Jawa Barat, diproses secara hukum atas insiden yang terjadi pada Selasa malam, 17 Maret 2026.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyatakan, "Kami mengecam keras tindakan tersebut. Ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan serangan terhadap fasilitas negara yang melayani masyarakat. Kami tidak akan menoleransi aksi seperti ini."

Kronologi Penyerangan di Area SPPG

Peristiwa bermula ketika dua pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung mencari petugas keamanan yang sedang berjaga di lokasi.

Cekcok antara pelaku dan korban terjadi dan memicu aksi kekerasan di dalam area fasilitas program Makan Bergizi Gratis.

Pelaku mengacungkan golok dan menyerang korban hingga membuat petugas keamanan berlindung di ruang loker relawan.

Pelaku kemudian merusak pintu menggunakan senjata tajam hingga jebol dan berhasil masuk ke dalam ruangan.

Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam serta pecahan kaca, sementara fasilitas SPPG mengalami kerusakan pada pintu dan sejumlah peralatan.

Latar Belakang Konflik dan Penanganan Aparat

Berdasarkan informasi, konflik dipicu oleh persoalan utang pribadi terkait dugaan penggelapan uang setoran sepeda motor sekitar Rp12 juta.

Ketegangan meningkat saat korban menuntut pertanggungjawaban hingga berujung pada penyerangan dan perusakan fasilitas.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

Aparat kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara.

Sony Sonjaya menegaskan, "Kami pastikan pelaku diproses secara hukum tanpa kompromi. Keamanan seluruh SPPG adalah prioritas mutlak."

BGN menyatakan akan memperkuat sistem keamanan di seluruh SPPG melalui evaluasi menyeluruh serta peningkatan pengamanan dan mitigasi risiko.

Situasi di lokasi saat ini telah kembali kondusif dengan pengamanan aparat dan dukungan masyarakat.

Operasional program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan pengetatan pengawasan untuk menjamin keamanan petugas dan layanan bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LFNU Sebut Hilal 1 Syawal Tidak Terlihat di 43 Titik Jawa Timur
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hasil Liga Europa: I Lupi vs I Rossoblu Berlanjut ke Extra Time
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Jadwal Rilis Album BTS Arirang, Lengkap dengan Info Tur Dunia
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Penonton Hari Pertama Danur: The Last Chapter Kalah dari Alas Roban, Selisihnya Bikin Kaget
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kuota Diskon Tiket Kapal PELNI Tersisa 28 Persen, Penjualan Capai 338 Ribu Tiket
• 7 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.