JAKARTA, KOMPAS.com – Situasi Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/3/2026) pagi atau H-1 Idul Fitri 2026 terpantau lengang cenderung sepi.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com sejak pukul 06.30 WIB, kondisi sepi sudah terlihat sejak pintu masuk utama.
Calon penumpang yang keluar-masuk stasiun tidak lebih dari enam orang.
Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan hari kerja biasa, ketika pintu masuk Stasiun Tanah Abang dipadati puluhan penumpang berdesak-desakan pada jam berangkat kerja.
Baca juga: Jakarta Lengang, Sudirman–Thamrin Tanpa Macet dan Klakson Pagi Ini
Memasuki lantai 2 stasiun, suasana juga tampak lengang. Hanya belasan calon penumpang yang berlalu lalang menuju peron masing-masing.
Peron 2 yang melayani KRL jurusan Bekasi dan Cikarang pun terlihat sepi. Hanya sekitar lima penumpang yang menunggu kedatangan kereta.
Baca juga: Ada Jakarta Bedug Kolosal Malam Takbiran, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sudirman-Thamrin
Namun, kondisi berbeda terlihat di peron 6 yang melayani rute Tanah Abang menuju Serpong, Parung Panjang, Tigaraksa, dan Rangkasbitung.
Peron tersebut cukup ramai penumpang yang menunggu KRL menuju Rangkasbitung pada pukul 06.30 WIB. Mayoritas dari mereka membawa koper dan tas besar untuk mudik.
Salah satunya Agustin (21), yang hendak pulang ke Rangkasbitung, Banten.
Baca juga: Stasiun Manggarai Pagi Hari Jelang Lebaran Sepi, Tanpa Desak-desakan Penumpang
Ia mengaku berangkat dari tempat kosnya di Cakung, Jakarta Timur, sekitar pukul 06.00 WIB.
Agustin menaiki KRL rute Bekasi–Tanah Abang, lalu transit ke peron 6 untuk melanjutkan perjalanan ke Rangkasbitung.
"Ini mau pulang kampung," tutur Agustin kepada Kompas.com.
Ia memilih menggunakan KRL karena dinilai lebih cepat, dengan waktu tempuh sekitar dua jam.
Selain itu, tarif perjalanan juga terjangkau. Ongkos KRL menuju Rangkasbitung sebesar Rp 8.000 per orang.
Dengan demikian, total biaya perjalanan Agustin dari Cakung ke Rangkasbitung hanya sekitar Rp 11.000.
"Senang sudah bisa mudik, hemat lagi dan senang besok Lebaran. Kebetulan saya ikut jadwal Lebaran pemerintah," tutur Agustin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang