Bursa Asia Bergejolak Usai Serangan Iran ke Qatar, Indeks Acuan AS Keok

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik bergerak fluktuatif pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 20 Maret 2026. Gejolak menyusul guncangan di bursa Amerika Serikat (AS) karena investor melepas aset dari obligasi pemerintah hingga saham dan logam mulia di tengah perang Iran.

Iran menyerang pabrik gas terbesar di dunia di Qatar yang menyebabkan pasokan energi selama beberapa tahun ke depan hilang. Serangan ini merupakan balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas South Pars. 

Baca Juga :
PBB Desak Iran Hentikan Serangan ke Negara Tetangga hingga Buka Selat Hormuz
Qatar Geram Israel-AS Serang Ladang Gas yang Dikelola Bersama Iran: Ancaman Keamanan Energi Global

CEO QatarEnergy, Saad al-Kaabi, mengatakan serangan Iran telah menghilangkan 17 persen kapasitas ekspor LNG negara itu selama tiga hingga lima tahun. Serangan balasan terhadap infrastruktur minyak dan gas utama di seluruh Timur Tengah menyebabkan harga energi melonjak.

Harga minyak mentah Brent naik 1,18 persen dan ditutup pada US$108,65 atau sekitar Rp1,83 juta (estimasi kurs Rp 16.900 per dolar AS) per barel pada Kamis, 19 Maret 2026. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,19 persen menjadi US$96,14 atau sekitar Rp 1,62 juta per barel.

Ilustrasi kilang minyak mentah.
Photo :
  • Freepik

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan tidak akan mengerahkan pasukan darat sebagai upaya untuk meredakan kekhawatiran. Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Israel akan menahan diri dari mengulangi serangan terhadap fasilitas energi Iran.

Negara-negara yang bersekutu dengan AS, termasuk Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, dan Jepang mengeluarkan pernyataan bersama terkiat kesiapan untuk berkontribusi gunamemastikan perjalanan yang aman melalui Selat Hormuz.

Melansir CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan menguat hampir 1 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil mencatat kenaikam sebesar 0,94 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia tergerus 0,27 persen di perdagangan awal Asia. Indeks Hang Seng Hong Kong juga melemah ke level 25.312.

Bursa Jepang tutup karena hari libur nasional.

Di bursa AS, Wall Street, ketiga indeks acuan kompak mengalami koreksi. Indeks  Dow Jones Industrial Average  turun 0,44 persen menjadi 46.021,43 poin.

Indeks S&P 500 melemah 0,27 persen ke level 6.606,49. Nasdaq Composite merosot 0,28 persen menjadi 22.090,69.

Baca Juga :
Iran Sindir Trump: Perang Ditentukan di Medan Tempur, Bukan di Twitter!
Ladang Gas Iran Dibombardir Israel, Teheran Ancam Balas Serang Kilang Minyak Negara Arab
Israel Bunuh Menteri Intelijen Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak Usai Iran Ancam Serangan Balasan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Serie D ke Papan Atas Serie A: Mengenang Visi Michael Bambang Hartono di Como 1907
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Foto: One Way Diterapkan, Arus Mudik Padati Jalur Gentong
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pembeli Serbu Kulit Ketupat di Pasar Tradisional Lhokseumawe Jelang Lebaran
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jelang Shalat Idul Fitri di Palembang, Jembatan Ampera Bakal Ditutup Sementara 
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Ivan Kolev Mengenang Masa Melatih Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Minimal Ditonton 60 Ribu Orang, Nyanyian dan Yel-Yel Luar Biasa
• 10 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.