Bambang Hartono, yang bersama saudaranya Robert Budi Hartono merupakan pilar utama Djarum Group, dikenal sebagai salah satu tokoh terkaya di dunia. Selain sukses membangun kerajaan bisnis tembakau, mendiang juga melakukan diversifikasi masif ke sektor perbankan melalui Bank Central Asia (BCA), industri elektronik lewat Polytron, serta sektor properti. Bambang juga menjadi salah satu atlet Bridge Indonesia.
Keluarga Hartono mulai mengambil alih kepemimpinan Como 1907 pada 2019 saat klub tersebut masih terpuruk di kasta keempat atau Serie D. Dalam kurun waktu lima tahun, visi strategis mereka berhasil membawa tim promosi ke Serie A, dan kini bersaing di zona kualifikasi Liga Champions.
Baca Juga :
Michael Bambang Hartono Meninggal, Ini Sumber Kekayaan dan Perjalanan Bisnisnya“Atas nama Lega Calcio Serie A, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada keluarga, orang-orang terdekatnya, seluruh klub Como, dan Presidennya, Mirwan Suwarso. Kenangannya akan tetap hidup di hati mereka yang berkesempatan bertemu dengannya dan berbagi kecintaan terhadap olahraga kami,” tutur Simonelli, dikutip dari TUTTOmercato.
"Saya selalu menghargai visi, tekad, dan antusiasme tulus Michael Hartono terhadap sepak bola Italia. Semangat dan dedikasinya menjadi pendorong utama bagi prestasi yang diraih Como, sekaligus kontribusi signifikan bagi pertumbuhan gerakan sepak bola kita," sambungnya.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




