Kendari (ANTARA) - Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pengawalan ketat dan sterilisasi di sejumlah lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri yang diselenggarakan oleh warga Muhammadiyah di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Dyini di Kendari, Jumat, mengatakan langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang merayakan hari kemenangan.
"Hari ini kita melaksanakan sterilisasi dan pengamanan pelaksanaan shalat Id di kalangan Muhammadiyah. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hari ini berbahagia merayakan Idul Fitri," kata Asri Dyini.
Dia menyebutkan bahwa dalam pengamanan tersebut, Sat Brimob Polda Sultra mengerahkan personel gabungan yang memiliki kualifikasi khusus untuk menjaga sterilitas lokasi ibadah di beberapa titik di Kota Kendari.
"Untuk kekuatan dari komposit Gegana, kami menurunkan sebanyak 32 orang personel," ujarnya.
Personel Sat Brimob Polda Sultra yang melakukan pengamanan Salat Idul Fitri di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/3/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra Asri merinci personel tersebut terbagi ke dalam beberapa unit tugas, di antaranya tim sterilisasi sebanyak dua unit komposit yang bertugas memastikan lokasi ibadah steril dari benda-benda berbahaya sebelum pelaksanaan salat dimulai dan tim patroli unit Response Center (RC) yang bergerak secara mobile untuk memantau situasi di sekitar titik pelaksanaan.
"Ini semua untuk memastikan keamanan bagi masyarakat yang merayakan hari kemenangan Idul Fitri," ujar Asri.
Dia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data di lapangan, terdapat empat lokasi utama di Kota Kendari yang menjadi fokus pengamanan tim Brimob pada pelaksanaan shalat Id Muhammadiyah kali ini, yaitu Masjid Al-Mukminin di kawasan Benua-Benua, Kawasan Poasia, Kompleks Universitas Muhammadiyah, dan Kawasan Ummusabri Kendari.
Asri menambahkan bahwa seluruh rangkaian ibadah di keempat lokasi tersebut berlangsung dengan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.
"Semuanya alhamdulillah berjalan aman dan lancar. Kami bersyukur kegiatan ini berlangsung khidmat," ujar Asri Dyini.
Baca juga: Muhammadiyah Aceh tetapkan 50 lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri
Baca juga: Muhammadiyah siapkan 76 lokasi Shalat Id di Kaltim besok
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Dyini di Kendari, Jumat, mengatakan langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang merayakan hari kemenangan.
"Hari ini kita melaksanakan sterilisasi dan pengamanan pelaksanaan shalat Id di kalangan Muhammadiyah. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hari ini berbahagia merayakan Idul Fitri," kata Asri Dyini.
Dia menyebutkan bahwa dalam pengamanan tersebut, Sat Brimob Polda Sultra mengerahkan personel gabungan yang memiliki kualifikasi khusus untuk menjaga sterilitas lokasi ibadah di beberapa titik di Kota Kendari.
"Untuk kekuatan dari komposit Gegana, kami menurunkan sebanyak 32 orang personel," ujarnya.
Personel Sat Brimob Polda Sultra yang melakukan pengamanan Salat Idul Fitri di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/3/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra Asri merinci personel tersebut terbagi ke dalam beberapa unit tugas, di antaranya tim sterilisasi sebanyak dua unit komposit yang bertugas memastikan lokasi ibadah steril dari benda-benda berbahaya sebelum pelaksanaan salat dimulai dan tim patroli unit Response Center (RC) yang bergerak secara mobile untuk memantau situasi di sekitar titik pelaksanaan.
"Ini semua untuk memastikan keamanan bagi masyarakat yang merayakan hari kemenangan Idul Fitri," ujar Asri.
Dia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data di lapangan, terdapat empat lokasi utama di Kota Kendari yang menjadi fokus pengamanan tim Brimob pada pelaksanaan shalat Id Muhammadiyah kali ini, yaitu Masjid Al-Mukminin di kawasan Benua-Benua, Kawasan Poasia, Kompleks Universitas Muhammadiyah, dan Kawasan Ummusabri Kendari.
Asri menambahkan bahwa seluruh rangkaian ibadah di keempat lokasi tersebut berlangsung dengan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.
"Semuanya alhamdulillah berjalan aman dan lancar. Kami bersyukur kegiatan ini berlangsung khidmat," ujar Asri Dyini.
Baca juga: Muhammadiyah Aceh tetapkan 50 lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri
Baca juga: Muhammadiyah siapkan 76 lokasi Shalat Id di Kaltim besok





:strip_icc()/kly-media-production/medias/2820891/original/083899400_1559366590-20190601-Satu-Arah-2.jpg)