Sebuah jet tempur F-35 milik Amerika Serikat melakukan pendaratan darurat setelah terkena tembakan yang diyakini berasal dari Iran, lapor CNN pada Kamis, mengutip dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Kapten Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, mengatakan jet siluman generasi kelima itu “sedang menjalankan misi tempur di atas Iran” ketika terpaksa mendarat.
“Pesawat mendarat dengan selamat, dan pilot dalam kondisi stabil,” kata Hawkins, seraya menambahkan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki.
Secara terpisah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim sistem pertahanan udaranya telah menghantam sebuah F-35 milik AS, dengan menyebut pesawat tersebut mengalami kerusakan signifikan.
Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengatakan insiden itu terjadi di atas wilayah Iran tengah pada pukul 02.50 waktu setempat pada Kamis, serta menambahkan: “Nasib pesawat tersebut masih belum diketahui dan sedang diselidiki, dengan kemungkinan pesawat itu jatuh.”
Jika terkonfirmasi, insiden ini akan menjadi pertama kalinya Iran berhasil menghantam pesawat militer AS sejak perang dimulai pada akhir Februari. Baik Amerika Serikat maupun Israel diketahui telah mengerahkan jet F-35 dalam konflik tersebut.





