Ketua PP Muhammadiyah: Perbedaan Lebaran Bukan Tak Taat pada Pemerintah

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy menegaskan, perbedaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bukan bentuk ketidaktaatan terhadap keputusan pemerintah. Ia menegaskan, umat muslim yang merayakan Lebaran hari ini dan esok, sama-sama taat pada pemerintah.

1. Perbedaan Lebaran

"Jadi ini kan kita sudah biasa berbeda gitu dan jangan diinterpretasikan yang penting, yang dimaksud taat kepada pemerintah itu bukan berarti lebarannya sama. Jadi baik yang Lebaran hari ini maupun besok itu ya sama-sama taat kepada pemerintah. Ini yang harus kita tekankan," ujar Muhadjir saat ditemui di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).

Muhadjir menegaskan hal ini lantaran melihat ada kecenderungan narasi golongan yang Lebaran lebih dulu tak taat pada Pemerintah. 

Baca Juga :
Jamaah Sholat Id di PP Muhammadiyah Membeludak hingga ke Jalan, Polisi Rekayasa Arus Lalu Lintas

"Bukan itu urusannya. Ini juga bukan soal taat kemudian harus semuanya bareng itu bukan. Itu yang perlu saya sampaikan," tegasnya.

"Karena apa? Karena masing-masing sudah punya argumen dan sama-sama kuatnya dan itu sangat dimungkinkan," tambahnya.

Merujuk ceramah cendekiawan muslim, Muhammad Quraish Shihab di Istana Negara beberapa waktu lalu, Muhadjir berkata, barang siapa yang menyaksikan datangnya bulan Ramadhan maka hendaknya dia berpuasa.

Baca Juga :
Gelar Sholat Idul Fitri, PP Muhammadiyah Dipadati Jamaah

Menurutnya, hal ini pula sama dengan umat muslim yang mengucapkan syahadat. Ia berkata, umat muslim menyatakan syahadat lantaran ada keyakinan dan akal sehat meyakini Allah SWT sebagai Tuhan.

"Karena kita akal sehat kita menyatakan bahwa ada Tuhan itu, tidak ada Tuhan selain Allah maka kita bersyahadat. Sama itu, jadi ini soal perbedaan metodologi yang saya kira tidak perlu dipertajam," ucapnya.

Sementara itu, ia menjelaskan, Muhammadiyah menggunakan konsep tajdid dalam panduan keagamaan, termasuk menentukan awal bulan Hijriah yang merujuk Kalender Hijriah Global Tunggal. 

Baca Juga :
Contoh Khutbah Idul Fitri Muhammadiyah 20 Maret 2026

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Jatim imbau warga tidak lakukan takbir keliling di jalan raya
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Ginting Petik Pelajaran dari Chou Tien Chen diOrleans Masters 2026
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
H-1 Lebaran, Cek Daftar Harga Pangan Hari Ini
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Anwar Sanjaya Buat MUI Geram, Potensi Disanksi KPI Imbas Dugaan Pelanggaran di Program Ramadhan
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Ivan Kolev Mengenang Masa Melatih Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Minimal Ditonton 60 Ribu Orang, Nyanyian dan Yel-Yel Luar Biasa
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.