Pantau - Pengamat politik Iwan Setiawan menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mencerminkan harmoni kepemimpinan nasional di tengah dinamika politik.
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3), dengan membahas persatuan serta semangat kebangsaan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Hari ini kita melihat simbol bahwa para elite di negeri ini sangat harmonis, meski secara politik berdiri di tempat yang berbeda," ungkap Iwan.
Simbol Persatuan Elite PolitikMenurut Iwan, suasana akrab dalam pertemuan tersebut menebarkan optimisme bagi masa depan Indonesia.
"Pemandangan seperti yang ditunjukkan oleh dua tokoh besar bangsa tersebut membuat adem dan menebar optimisme untuk masa depan Indonesia," ujarnya.
Ia menilai kekompakan antar elite penting di tengah ketidakpastian global, baik dari sisi politik maupun ekonomi.
Bantah Isu Retaknya HubunganIwan juga menyebut pertemuan ini membantah spekulasi mengenai hubungan Prabowo dan Megawati yang sebelumnya dikabarkan merenggang.
"Itu lah yang memunculkan spekulasi bahwa hubungan Prabowo-Megawati retak dan persepsi itu terbantahkan hari ini. Prabowo-Megawati justru terlihat mesra," tuturnya.
Ia menambahkan kedua tokoh tersebut merupakan representasi kekuatan politik besar, yakni Gerindra dan PDIP, yang berperan penting dalam menentukan arah bangsa.
"Saya kira konten pertemuannya membahas situasi ekonomi dan politik luar negeri Indonesia terkait meletusnya perang Iran vs Israel-Amerika dan mungkin juga soal dinamika politik nasional," katanya.




