Aktor sekaligus sutradara, Baim Wong, memilih bersikap santai dalam mengatur waktu anak-anaknya saat Lebaran tahun ini. Baim memastikan pengaturan tersebut berjalan fleksibel tanpa dibuat rumit.
Hal itu disampaikan Baim Wong saat menjawab pertanyaan soal rencana momen Lebaran Kiano dan Kenzo, termasuk kemungkinan berkumpul dengan sang ibu, Paula Verhoeven.
Baim dan Paula berpisah sejak April 2025. Namun, mereka tetap mengatur waktu bersama anak secara fleksibel untuk Lebaran nanti.
“Ya kita fleksibel, enggak pernah dipersulit,” kata Baim di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Baim Wong soal Pembagian Waktu Bersama Anak dengan Paula VerhoevenBaim tidak menjelaskan secara detail pembagian waktu tersebut. Namun, dari pernyataannya, ia menegaskan bahwa dirinya memilih pendekatan yang lebih santai dalam mengatur kebersamaan anak-anak mereka.
Di sisi lain, aktor bernama lengkap Muhammad Ibrahim ini mengungkapkan rencana Lebaran di tahun ini yang akan diisi dengan agenda sederhana. Ia berencana mudik ke Purwakarta bersama anak-anaknya.
“Paling standar sih, mudik ke Purwakarta, nyekar orang tua, ajak Kiano sama Kenzo ke sana,” tutur Baim.
Baim juga menyebut biasanya ia akan melaksanakan salat Id terlebih dahulu di Jakarta sebelum berangkat. Ia pun tidak berlama-lama di kampung halaman.
“Biasanya hari pertama atau setelah salat Id baru berangkat. Paling sehari-dua hari,” ucap Baim.
Meski disibukkan dengan pekerjaan, Baim tetap berusaha membagi waktu untuk anak-anaknya selama Ramadan. Ia mengaku kesehariannya masih bisa diatur, terlebih karena sebagian besar pekerjaannya dilakukan di kantor.
“Tidurin anak, bangun, sekolahin, habis itu kerja. Masih aman sih,” ungkap Baim.
Soal ibadah, Baim juga mulai mengenalkan puasa ke anak sulungnya, Kiano. Namun, ia tidak memaksakan dan memilih membiarkan anaknya belajar secara bertahap.
“Sudah setengah hari puasanya. Dia lihat sendiri, terus mau coba sendiri,” kata Baim.
Menurut aktor kelahiran 1981 ini, pendekatan seperti itu membuat anak lebih nyaman tanpa tekanan. Ia pun tidak memberi iming-iming khusus agar anaknya mau berpuasa penuh. “Belum ada reward, nanti juga terbiasa,” ucap Baim
Bagi Baim, yang terpenting adalah anak-anaknya bisa menjalani proses tersebut dengan nyaman, termasuk dalam hal membagi waktu kebersamaan saat Lebaran.





