JAKARTA, KOMPAS.com – Volume kendaraan di ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat, terpantau menurun pada Jumat (20/3/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 06.05 WIB, dalam kurun waktu sekitar 10 menit, hanya sekitar 160 kendaraan yang melintas, baik mobil maupun sepeda motor.
Angka tersebut menunjukkan kondisi lalu lintas yang jauh lebih lengang dibandingkan hari kerja pada umumnya.
Baca juga: Nyobain Naik Ojol Saat Jakarta Sepi, Lebih Cepat atau Sama Saja?
Situasi serupa juga terlihat di Jalan MH Thamrin. Ruas jalan utama di pusat ibu kota itu tampak tidak dipadati kendaraan, dengan arus lalu lintas yang mengalir lancar tanpa hambatan berarti.
Minimnya jumlah kendaraan membuat antrean di lampu lalu lintas menjadi sangat singkat. Pengendara pun dapat melintas tanpa harus berhenti lama di persimpangan.
Kondisi ini turut memberikan ruang lebih bagi pengendara untuk berkendara dengan leluasa dengan kecepatan antara 50-80 km/jam.
Namun, sebagian pengendara terlihat memanfaatkan jalan yang lengang untuk melaju dengan kecepatan lebih tinggi.
Baca juga: Jakarta Lengang, Sudirman–Thamrin Tanpa Macet dan Klakson Pagi Ini
Salah seorang pengendara, Sakti (34), mengatakan kondisi lengang ini terasa berbeda dibandingkan hari kerja pada umumnya.
“Biasanya pagi-pagi di sini sudah padat banget, tapi ini lancar sekali," ujar Sakti saat ditemui di kawasan Sudirman.
Ia mengaku waktu tempuh perjalanannya menjadi jauh lebih singkat karena tidak harus terjebak antrean panjang di sejumlah titik.
"Iya (lebih cepat), enggak sepadat biasanya,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan pengendara lain, Tika (29), yang mengaku perjalanan pagi ini terasa lebih nyaman.
“Enak sih jadi enggak macet, tapi tetap harus hati-hati juga karena banyak yang ngebut. Saya juga lihat banyak pesepeda keluar pagi ini,” kata Tika.
Baca juga: Lebak Bulus Rawan Macet, Pemprov DKI Kaji Usulan Perubahan Desain Jalan
Ia pun berharap kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan lancar tidak hanya terjadi saat momen libur panjang, tetapi juga bisa dalam keseharian.
“Harapannya sih walaupun nanti sudah normal lagi, pengendara tetap lebih tertib. Jadi enak pulang-pergi kerja lancar,” ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




