JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, suasana Jakarta mulai terasa lengang pada Jumat (20/3/2026).
Arus lalu lintas yang biasanya padat di jam berangkat kerja kini terpantau lancar, bahkan tanpa kemacetan sama sekali.
Baca juga: Nyobain Naik Ojol Saat Jakarta Sepi, Lebih Cepat atau Sama Saja?
Ungkapan bahwa Jakarta hanya dihuni “pemain inti” pun mulai terasa, seiring berkurangnya kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Istilah "pemain inti" merupakan orang-orang yang tetap berada di Jakarta saat sebagain warga mudik. Mereka masih beraktivitas dan menggunakan jalanan Jakarta.
Kompas.com mencoba menjajal sepinya jalanan Jakarta pada Jumat pagi.
Baca juga: Sesekali Menikmati Stasiun Manggarai Sepi, Tenang Tanpa Dorong-dorongan
Awalnya, perjalanan ditempuh dari Jalan HOS Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang, tepatnya dari Halte Puri Beta 2 menuju Jakarta pada pukul 07.52 WIB.
Selama perjalanan, kondisi arus lalu lintas terpantau ramai lancar.
Tidak ada kemacetan yang dirasakan sepanjang perjalanan menuju Jakarta.
Baca juga: Saat Semua Orang Pulang, Mereka Tetap Bertugas di Stasiun Manggarai
Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan hari kerja biasa, di mana ruas jalan tersebut kerap dipadati kendaraan para pekerja.
Salah satu contohnya terjadi di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang biasanya menjadi titik kemacetan.
Seorang juru parkir, Udin (26), mengatakan lokasi tersebut memang sering macet.
Penyebabnya beragam, mulai dari ruas jalan sempit, angkutan umum yang berhenti, hingga mahasiswa yang beraktivitas di sekitar Universitas Budi Luhur.
Di seberang kampus, terdapat Halte Petukangan D’MASIV yang biasanya penuh antrean karena digunakan pekerja maupun mahasiswa.
Kini, kondisi tampak berbanding terbalik. Arus lalu lintas di lokasi sepi, begitu pula dengan halte yang tak ada antrean penumpang sama sekali.