Pantau - Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, yang diduga berasal dari bahan pembuat petasan.
Temuan Awal di Lokasi LedakanKasubdit Fisika dan Komputer Forensik Labfor Polda Jateng AKBP Totok Tri Kusuma mengatakan pemeriksaan difokuskan pada salah satu kamar rumah milik warga berinisial R.
Di lokasi tersebut ditemukan kubah ledakan berdiameter sekitar 25 hingga 30 sentimeter.
“Kami hanya menemukan bahan sisa-sisa ledakan. Untuk jenisnya masih akan didalami,” ungkapnya.
Petugas tidak menemukan bahan petasan utuh maupun petasan yang sudah jadi di lokasi kejadian.
Diduga Berasal dari Bahan Petasan Tidak StabilTotok menjelaskan bahan yang meledak termasuk kategori low explosive dengan perkiraan berat antara 1 hingga 2 kilogram.
“Bahan kimia yang sudah digabung menjadikannya tidak stabil. Ledakan bisa dipicu gesekan atau panas,” katanya.
Ia menduga ledakan terjadi saat bahan petasan tersebut sedang dirakit di dalam rumah.
Peristiwa ledakan yang terjadi pada Jumat dini hari itu mengakibatkan satu anak berinisial GSP (9) meninggal dunia.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan jenis bahan dan penyebab pasti ledakan.




