Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews – Bogor, Jawa Barat
Program Tiga Juta Rumah Mulai Transformasi Kehidupan Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Bogor
Denyut kehidupan baru mulai terasa di kompleks Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Kawasan hunian yang mencakup 2.700 unit ini menjadi manifestasi nyata dari Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto guna menekan angka kesenjangan hunian (backlog) di Indonesia.
Sejak serah terima kunci pada akhir September 2025 lalu, perumahan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bernaung, tetapi juga menjadi inkubator ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Bagi Lili, salah satu penghuni, memiliki hunian tetap adalah impian yang semula terasa mustahil. Bertahun-tahun menghabiskan biaya untuk mengontrak di kawasan Gunung Putri, ia akhirnya memutuskan mengambil langkah besar setelah melihat program subsidi pemerintah ini.
"Saya merasa sangat bersyukur. Program rumah subsidi ini benar-benar membantu saya memiliki hunian sendiri setelah bertahun-tahun mengontrak rumah," ujar Lili dalam sebuah wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Penjaga Harapan, Kamis 19 Maret 2026.
Lili menyoroti kemudahan akses finansial sebagai faktor kunci. Skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan memungkinkan pekerja sektor informal seperti dirinya untuk mengajukan aplikasi tanpa kendala birokrasi slip gaji yang seringkali menjadi hambatan utama di perbankan konvensional.
Peluang Ekonomi dan Integrasi Sosial
Senada dengan Lili, Sri, penghuni lainnya, melihat kepindahan ini sebagai titik balik ekonomi keluarga.
Meski sempat merasa terisolasi pada masa awal menempati rumah, kini ia justru berhasil membangun usaha warung kelontong seiring dengan meningkatnya populasi di kompleks tersebut.
"Di sini saya mendapatkan lebih dari sekadar rumah; saya mendapatkan tetangga yang sudah seperti saudara dan peluang untuk membuka usaha," kata Sri.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo atas ketersediaan hunian yang terjangkau bagi rakyat kecil.
Skema Finansial yang Inklusif
Secara teknis, perumahan Pesona Kahuripan 10 menawarkan spesifikasi bangunan seluas 30 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi.
Setiap unit telah dilengkapi dengan dua kamar tidur serta sanitasi yang layak, sebuah standar yang melampaui kesan umum rumah subsidi yang sering dianggap ala kadarnya.
Staf Pelayanan Konsumen Pesona Kahuripan 10, Dedi Rusliadi, menjelaskan bahwa aksesibilitas merupakan prioritas utama dalam proyek ini. Dengan harga unit sebesar Rp185 juta, masyarakat hanya perlu menyiapkan uang muka sebesar 1 persen atau sekitar Rp1,85 juta.
"Kami menerapkan persyaratan kredit yang fleksibel. Masyarakat dapat menggunakan Surat Keterangan Usaha (SKU) sebagai pengganti slip gaji.
Fleksibilitas ini terbukti efektif, di mana sekitar 40 persen dari total penghuni kami berasal dari sektor wirausaha," jelas Dedi.
Program ini diharapkan terus berkelanjutan guna memberikan stabilitas sosial dan ekonomi bagi jutaan keluarga lainnya di seluruh penjuru tanah air.
Editor: Redaksi TVRINews





