Indonesia Tanggal 21 Maret, Ternyata Arab dan Eropa Lebaran Jumat Ini Lho

medcom.id
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta:  Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.  Namun tidak semua negara menetapkan tanggal yang sama, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Bahrain mengumumkan bahwa Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada hari ini, Jumat, 20 Maret 2026.   
 
Mahkamah Agung Arab Saudi menyatakan bulan sabit Syawal tidak terlihat pada Rabu,18 Maret 2026 yang merupakan tanggal 29 Ramadhan 1447 H. "Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan bahwa besok, Kamis, adalah hari ke-30 bulan Ramadhan, dan bahwa hari Jumat adalah hari raya Idul Fitri yang diberkahi," dilansir berita Arab News.
 
Dengan begitu, umat muslim di Arab Saudi menggenapi puasanya menjadi 30 hari penuh pada 2026. Salat Id akan dilaksanakan 15 menit setelah matahari terbit pada hari Jumat.   

Tidak hanya di Arab umat Islam di Eropa juga merayakan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026.  Jerman misalnya, berdasarkan hasil perhitungan falakiyah dan musyawarah ulama, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026.   
 
"PCINU Jerman menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026," demikian dikutip dari laman NU Online, Jumat, 20 Maret 2026.
 
Menurut pengumuman resmi dalam surat edaran bernomor 03.197/PCI-NUJ/III/2026 tentang Penetapan 1 Syawal 1447 H di Jerman, hilal pada Kamis (19/3/2026) sudah mencapai 7 derajat 30 menit atau 7,5 derajat. Artinya, hal tersebut sudah memenuhi kriteria imkan rukyah NU.   Sama halnya di Jerman, PCINU Belanda mengumumkan bahwa Hari Raya Idul Fitri juga akan jatuh pada tanggal Jumat, 20 Maret 2026.
 
Hal ini berdasarkan hasil musyawarah Alim Ulama dan tokoh-tokoh umat Islam di Belanda, tertuang dalam edaran Masjid Al-Hikmah PS Indonesia Den Haag - Netherland bernomor 017/Al-Hikmah/II/2026.   "Diputuskan bahwa 1 Syawal 1447 H Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 berdasarkan hisab jatuh pada Hari Kamis tanggal 19 Maret 2026,” ujar PCINU Belanda.   
 
Adapun Shalat Idul Fitri akan dilaksanakan di Masjid Al-Hikmah Den Haag dan dijadwalkan dimulai pukul 09.00 waktu setempat.  Sementara itu, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) sebelumnya memprediksi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, menyusul posisi hilal yang masih berada di bawah kriteria imkan rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU).   
 
Data falakiyah menunjukkan bahwa pada Kamis, 29 Ramadan 1447 H atau 19 Maret 2026, tinggi hilal di Indonesia berkisar antara 0 derajat 49 menit hingga 2 derajat 53 menit. Sementara elongasi hilal berada di rentang 4 derajat 36 menit hingga 6 derajat 09 menit.   
 
Meski secara posisi hilal sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia, kondisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal versi Nahdlatul Ulama. Hal ini menempatkan hilal pada zona istihalah al-rukyah atau secara teoritis tidak mungkin terlihat.   
 
"Hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk, tetapi masih di bawah kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), sehingga berada pada zona istihalah al-rukyah,” demikian keterangan resmi LF PBNU.
  Baca juga:  Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keadilan bagi Andrie Korban Penyiraman Air Keras
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Strategi Efisiensi Presiden, dari Pangkas Anggaran tak Produktif hingga WFH
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Anwar Sanjaya Buat MUI Geram, Potensi Disanksi KPI Imbas Dugaan Pelanggaran di Program Ramadhan
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Haedar Nashir Ajak Perkuat Iman dan Persatuan Saat Idulfitri
• 11 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.