JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menyebut ada 1.030 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihentikan operasionalnya untuk menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Demikian Prabowo Subianto mengungkapkan dalam pertemuan dengan jurnalis senior, ahli, hingga ekonom di Hambalang yang ditayangkan di Youtube dengan judul Presiden Prabowo menjawab pada Jumat (20/3/2026).
“Yang sudah disuspend 1.030 dan yang kita lakukan sekarang adalah sertifikasi,” ucap Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Minta Aktor Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diungkap: Siapa yang Menyuruh
“Jadi kalau dapur kamu mau survive lebih dari berapa bulan, kamu harus lulus sertifikasi kebersihan, sertifikasi keamanan makanan, dicek airnya gimana, airnya aman, kemudian omprengnya, semua itu ada kriterianya, standarisasi, dan kalau nggak beres ditutup, disuspend aja sudah terserah kau.”
Di samping itu, kata Prabowo, pemerintah melalui BGN juga menyediakan nomor telpon bebas pulsa sehingga siapapun boleh cek SPPG.
“Dan titik koordinat di dapur itu diketahui oleh ibu-ibu, orang tua, kepala sekolah, dia boleh masuk dan dia boleh komplain,” ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, pemerintah juga terus memonitor SPPG untuk program MBG. Salah satunya adalah melalui Wakil Ketua BGN Nanik S Deyang yang bersikap tegas setiap melakukan sidak ke SPPG.
Baca Juga: Anggota DPR Menilai Kebijakan WFH 1 Hari Tidak Berdampak Signifikan pada Penghematan BBM
“Ini saya punya satu wakil kepala, satu Ibu ya, Ibu ini Ibu Nanik, galak sekali dia. Dia sidak terus kerjanya,” ucap Prabowo.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- prabowo
- pemerintah suspend 1030 sppg
- 1030 sppg disuspend
- mbg
- makan bergizi gratis





