Menteri Agama Nasaruddin Umar memaparkan rangkaian pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3) besok. Mulai dari tema, susunan Imam dan Khatib, hingga pengaturan parkir bagi jemaah.
Nasaruddin menyebut, pelaksanaan salat Id akan dimulai pukul 07.00 WIB.
“Yang pasti besok itu Insyaallah jam 07.00 teng akan dimulai acara seperti biasa ya,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Masjid Istiqlal pada Jumat (20/3) siang.
Pelaksanaan salat akan dipimpin oleh Imam Dr. KH. Ahmad Husni Ismail. Sementara Badan Imam adalah Ustaz H. Ahmad Rofiuddin Mahfudz. Adapun bilal yakni Ustaz H.R. Harmoko dan Ustaz Ahmad Achwani.
Sementara itu, khotbah Idul Fitri akan disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Profesor Noorhadi Hasan, MA, M.Phil., Ph.D, dengan tema “Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”.
Menag juga mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal, mengingat tingginya antusiasme jemaah. Ia bahkan menyebut jemaah sudah mulai memadati area masjid sejak sebelum salat Subuh.
“Jadi kalau ingin mendapatkan tempat di dalam masjid, saya kira lebih awal lebih bagus ya,” katanya.
Selain itu, jemaah diminta mempersiapkan perlengkapan ibadah secara mandiri.
“Menggunakan pakaian sopan menutup aurat ya, sopan, membawa alat dan alas salat pribadi seandainya ditempatkan di luar, membawa kantong plastik sandal atau sepatu pribadi, membawa barang-barang keperluan secukupnya,” lanjut Nasaruddin.
Menag juga mengingatkan jemaah untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan ibadah, termasuk mengantisipasi kepadatan di area wudu dengan mengambil wudu dari rumah.
“Supaya nanti tidak crowded pada tempat wudu, silakan mengambil wudu di rumah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan batas akhir pembayaran zakat fitrah. “Batas akhir pembayaran zakat fitrah itu sebelum khatib Idul Fitri mimbar. Jadi pagi masih bisa bayar zakat fitrah. Kalau sudah lewat, itu berarti cuma sedekah,” pungkas Nasaruddin.
Akses Gerbang untuk JemaahGerbang 2 Al-Ghaffar dari arah jalan Perwira
Gerbang 3 Al-Aziz dan Gerbang 4 Al-Jabbar dari dari arah Lapangan Banteng
Gerbang 5 Al-Fattah dari arah Gereja Katedral
Gerbang 6 Al-Mukmin dari arah Stasiun Gambir, Pasar Baru, dan sekitarnya.
Area Parkir Basement Masjid Istiqlal B1 dan B2 (600 mobil)
Area parkir Gedung Pertamina (300 mobil, 300 motor)
Area parkir Kemenag (200 mobil 300 motor)
Area parkir Lapangan Banteng (300 mobil 200 motor)
Area parkir Gereja Katedral (150 motor)
Area parkir Kantor Pos (150 mobil dan 100 motor)
Area parkir Santa Maria (75 mobil dan 50 motor)
Gedung Kesenian Jakarta (50 mobil)
Area Parkir Belakang Gedung TNI AD (50 mobil dan 50 motor)
Area Parkir Santa Ursula (100 mobil dan 100 motor)
Mabes TNI AD (Khusus para menteri dan duta besar)





