Jangan Sedih! Wanita Haid Boleh Hadiri Shalat Id, Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha merupakan momen penuh kebahagiaan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Di hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk menunjukkan rasa syukur dan kegembiraan setelah menjalankan ibadah besar, seperti puasa Ramadhan maupun ibadah kurban.

Namun, sering muncul pertanyaan di kalangan muslimah, khususnya yang sedang haid, apakah mereka tetap boleh menghadiri pelaksanaan Shalat Id?

Pertanyaan ini dijawab oleh Ustaz Khalid Basalamah dalam salah satu kajiannya.

Ia menegaskan bahwa wanita yang sedang haid tidak perlu bersedih, karena tetap dianjurkan untuk hadir dalam perayaan Shalat Id, meskipun tidak ikut melaksanakan shalatnya.

Menurut Ustaz Khalid, dua hari raya dalam Islam merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk menampakkan kebahagiaan.

Idul Fitri menjadi simbol kemenangan setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan contoh nyata dalam merayakan Idul Fitri, yakni dengan makan terlebih dahulu sebelum berangkat Shalat Id.

Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube

Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa puasa telah berakhir dan umat Islam kembali diperbolehkan makan di pagi hari.

“Kalau Idul Fitri kegembiraan karena kita telah menyelesaikan kewajiban puasa Ramadhan selama sebulan,” jelasnya.

Sementara itu, pada Idul Adha, terdapat perbedaan sunnah. Rasulullah SAW justru tidak makan sebelum Shalat Id, dan baru menyantap makanan setelah pelaksanaan shalat, biasanya dari hasil daging kurban.

Dalam penjelasannya, Ustaz Khalid menekankan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan seluruh umat Islam untuk menghadiri Shalat Id, tanpa terkecuali.

Bahkan, wanita, anak-anak, hingga orang tua dianjurkan untuk keluar rumah dan meramaikan syiar tersebut.

Menariknya, anjuran ini juga mencakup wanita yang sedang haid. Meskipun mereka tidak diperbolehkan melaksanakan shalat, tetap dianjurkan untuk hadir di lokasi Shalat Id.

Hal ini karena Shalat Id bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang memperlihatkan kekuatan iman dan kebersamaan umat.

Kehadiran umat Islam dalam jumlah besar menjadi simbol persatuan dan ketakwaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik Lebaran 2026, 191 Ribu Pemudik Diberangkatkan dari Bandara Soetta
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Adili Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus di Peradilan Umum
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Laris Manis! Ratusan Kulit Ketupat di Jatinegara Ludes Terjual
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Turun 8 Persen Secara Mingguan, Harga Emas Asia Rebound Jelang Akhir Pekan
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Cerita Unik saat Mudik Lebaran 2026, Pemudik Tertinggal Rombongan Keluarganya di Tol Cipali
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.