jpnn.com, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan pengamanan rangkaian perayaan Idulfitri hingga arus balik Lebaran 2026.
Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan fokus jajarannya saat ini terbagi dua, yakni pengamanan malam takbiran dan menjamin kenyamanan para pemudik saat arus balik nanti.
BACA JUGA: Korlantas Polri Telah Siapkan Skema Arus Balik Lebaran 2026, Tol Fungsional Jadi Kunci
"Malam ini kami akan mempersiapkan pengamanan Idulfitri, mulai dari persiapan takbiran, Salat Id, hingga pengamanan di titik-titik lokasi wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi masyarakat," kata Irjen Agus di Command Center Korlantas Polri di KM 29, Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (20/3).
Perwira Polri dengan dua bintang di pundak itu menegaskan tingginya angka kendaraan pemudik pada tahun ini menjadi alarm bagi kepolisian untuk menyiapkan strategi ekstra pada arus balik.
BACA JUGA: Lebih dari 270 Ribu Mobil Melintas saat Puncak Arus Mudik, Angka Kecelakaan Maut Turun Drastis
Korlantas Polri pun memprediksi volume kendaraan yang kembali ke arah Jakarta pada arus balik Lebaran nanti akan sama besarnya dengan saat arus mudik.
Oleh karena itu, Irjen Agus bersama anak buahnya dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya tengah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas.
BACA JUGA: Libur Lebaran, Irjen Agus Siapkan Skenario One Way di Jalur Wisata
"Strategi rekayasa lalu lintas kami susun skenarionya, mulai dari pemanfaatan tol fungsional, alih arus, hingga penggunaan teknologi mutakhir yang bisa memantau traffic secara langsung untuk menentukan cara bertindak di lapangan," tuturnya.
Abiturien Akpol 1991 itu juga memberikan info soal pelaksanaan One Way Nasional (jalur tol satu arah) untuk arus balik. Skema satu arah tersebut akan mulai diberlakukan pada 24 Maret mendatang.
"Kemungkinan akan dilakukan one way sepenggal tahap pertama dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) sampai ke Pejagan," ucap Irjen Agus.
Kendati demikian, Irjen Agus menyebut durasi dan jarak one way bersifat dinamis mengikuti situasi di lapangan. Jika volume kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta terus melonjak, jalur satu arah akan diperpanjang.
"Jika memang masih tinggi arus baliknya, nanti akan kami perpanjang lagi. Kami akan terus memantau traffic counting yang ada di Gate Tol Kalikangkung sebelum melakukan eksekusi One Way Nasional arus balik tersebut," ujar Irjen Agus.(mcr8/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... One Way Nasional Resmi Dihentikan, Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi




