JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan malam takbiran 2026 di wilayah Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Pengamanan ini dilakukan agar masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.810 personel untuk pengamanan malam takbiran 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel Polres,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat.
Baca juga: Malam Takbiran di Jakarta, Ada Pawai Obor 5.000 Peserta dan 1.000 Bedug
Selain mengerahkan personel, kepolisian telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian. Kawasan Monas, Bundaran HI, hingga koridor Sudirman–Thamrin menjadi fokus utama pengamanan.
Personel disebar di berbagai sektor, termasuk TL Harmoni, Jalan Veteran, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Dukuh Atas, hingga TL Sarinah.
Budi menjelaskan, sebanyak 903 personel disiagakan khusus untuk pengamanan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Pengamanan ini mencakup aktivitas masyarakat secara keseluruhan, termasuk antisipasi potensi gangguan ketertiban umum.
Pembagian Sektor Pengamanan di Jantung Ibu KotaPolda Metro Jaya membagi penggelaran personel ke dalam beberapa sektor utama untuk mengantisipasi penumpukan massa.
Sektor A Monas dijaga oleh 100 personel, Sektor B Monas sebanyak 274 personel, dan Sektor C Bundaran HI menjadi yang terbanyak dengan 533 personel.
Budi mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib dan menghindari kegiatan yang berisiko. Ia secara khusus menyoroti larangan arak-arakan yang mengganggu ketertiban serta penggunaan petasan.
"Masyarakat diharapkan tidak melakukan arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, tidak menyalakan petasan, tidak melakukan kebut-kebutan liar, serta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan," kata Budi.
Car Free Night dan Pawai Obor 5.000 PesertaSementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman pada malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Acara ini diprediksi akan berlangsung meriah dengan adanya pawai obor.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan bahwa terdapat ribuan peserta yang akan meramaikan gelaran pawai tersebut. Pemberian izin ini dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi ekspresi budaya dan religi warga Jakarta dalam merayakan hari kemenangan.
"Pemerintah DKI Jakarta memutuskan menyelenggarakan yang disebut dengan Car Free Night. Di samping itu, kami juga mengizinkan nanti ada pawai obor kurang lebih 5.000 (peserta)," ucap Pramono saat menghadiri acara di GOR Cengkareng Barat, Senin (16/3/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




