Israel Larang Umat Muslim Salat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di kompleks Masjid Al-Aqsa dilaporkan dilarang oleh otoritas Israel. Kebijakan tersebut diambil dengan alasan keamanan di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik dengan Iran.

Larangan ini memicu respons dari warga Palestina yang tetap berupaya mempertahankan tradisi ibadah di salah satu situs suci umat Islam tersebut. 

Baca Juga :
Ketinggalan Rakaat Salat Idul Fitri? Ini Penjelasan Buya Yahya yang Mudah Dipahami
Ngaku 'Main Sendiri' Serang Ladang Gas Iran, Netanyahu Ditegur Trump

Pada Jumat, 20 Maret 2026, masyarakat Palestina menyerukan kepada umat Muslim untuk tetap berkumpul di kawasan Kota Tua Yerusalem dan melaksanakan Shalat Idul Fitri sedekat mungkin dengan Masjid Al-Aqsa, sebagai simbol berakhirnya bulan suci Ramadhan.

Sebelumnya, situasi di sekitar kawasan tersebut juga sempat memanas. Aparat kepolisian Israel dilaporkan menggunakan pentungan, granat kejut, serta gas air mata terhadap warga Palestina yang melaksanakan ibadah di luar tembok Kota Tua. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas protes penutupan Masjid Al-Aqsa selama bulan Ramadhan.

Kondisi di Yerusalem Timur menjelang Idul Fitri tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kawasan Kota Tua yang biasanya dipenuhi warga Palestina kini tampak lengang. 

Suasana yang biasanya ramai menjelang hari raya berubah menjadi sepi, bahkan digambarkan menyerupai kota mati.

Pembatasan yang diberlakukan otoritas Israel tidak hanya menyasar aktivitas ibadah, tetapi juga kegiatan ekonomi masyarakat. Akses menuju kawasan tersebut dibatasi dengan alasan larangan berkumpul, sementara para pedagang Palestina tidak diperkenankan membuka toko mereka. 

Hanya beberapa sektor penting seperti apotek dan toko bahan pokok yang diizinkan tetap beroperasi.

Sejumlah pedagang Palestina yang enggan disebutkan namanya karena khawatir terhadap potensi tindakan balasan dari pihak Israel mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut berdampak besar terhadap kondisi ekonomi mereka. 

Pembatasan aktivitas perdagangan di momen yang seharusnya menjadi puncak penjualan menjelang Lebaran, justru menambah tekanan bagi masyarakat setempat.

Meski berada di tengah kondisi tersebut, seruan warga Palestina untuk tetap melaksanakan Shalat Idul Fitri di sekitar Kota Tua menjadi bentuk upaya mempertahankan hak beribadah. (Ant)

Baca Juga :
Promo Idul Fitri! Dapatkan Xbox PC Game Pass Cuma Rp14 Ribu
Iran Rayakan Idul Fitri Sabtu Besok, Macron Serukan Gencatan Senjata
Iran Tegaskan Tidak Sedang Lakukan Perundingan, Negara yang Bantu AS Dianggap Musuh

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Bandingkan Serangan ke Iran dengan Pearl Harbor saat Bertemu PM Jepang
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Astra Tol Cipali: 627 ribu kendaraan melintas hingga H-3 Lebaran
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 1,23 Juta Orang hingga H-2
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Panduan Amalan dan Kegiatan Bermanfaat di Malam Idul Fitri Selain Takbir Keliling
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.