VIVA – Di tengah hiruk pikuk kompetisi sepak bola Eropa, sebuah langkah tak terduga datang dari bintang Machester City, Erling Haaland. Penyerang tajam milik Man City itu ternyata diam-diam terjun ke dunia catur dengan menjadi investor dalam proyek ambisius kejuaraan dunia baru.
Langkah ini nyaris luput dari perhatian publik. Bahkan, saat Haaland terlihat mengenakan topi Norway Chess ketika tiba di Stadion London sebelum laga melawan West Ham United, tak banyak yang menyadari bahwa itu adalah sinyal keterlibatannya dalam proyek besar tersebut.r
Haaland diketahui berinvestasi dalam ajang bertajuk Total Chess World Championship Tour, sebuah sirkuit kejuaraan dunia catur dengan total hadiah mencapai 2,7 juta dolar AS per tahun atau sekitar Rp40 miliar.
Bagi Haaland, ini bukan sekadar investasi biasa. Ia melihat potensi besar dari olahraga yang selama ini identik dengan kesunyian dan strategi mendalam tersebut.
“Catur adalah permainan luar biasa. Ini melatih otak, dan ada banyak kesamaan dengan sepak bola. Anda harus berpikir cepat, percaya insting, dan memikirkan beberapa langkah ke depan,” ujar Haaland seperti dikutip The Guardian.
Tak main-main, proyek ini juga berpotensi melibatkan kompatriotnya, Magnus Carlsen, yang dikenal sebagai salah satu pecatur terbaik sepanjang masa.
Haaland bekerja sama dengan pengusaha Norwegia, Morten Borge, membentuk perusahaan bernama Chess Mates. Entitas ini nantinya menjadi salah satu pemilik utama Norway Chess, organisasi di balik turnamen baru tersebut.
“Dengan berinvestasi di Norway Chess, saya percaya tur kejuaraan dunia ini bisa membuat catur menjadi olahraga yang jauh lebih besar dan menarik untuk ditonton di seluruh dunia,” kata Haaland.
Kejuaraan ini dirancang dengan format yang lebih modern dan kompetitif. Dalam satu musim, akan digelar empat turnamen di kota berbeda, dengan satu juara dunia ditentukan berdasarkan kombinasi tiga format: klasik cepat, rapid, dan blitz.
Ajang ini juga telah mendapat dukungan dari FIDE, federasi catur dunia, yang menjadi legitimasi penting bagi keberlangsungan turnamen.
Rencananya, turnamen perdana (pilot) akan digelar pada musim gugur 2026, sebelum masuk ke musim penuh pada 2027.





