Korea Selatan Tetap Lanjutkan Bidding Piala Asia, Bagaimana dengan Indonesia?

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Korea Selatan tetap memastikan minatnya untuk menjadi tuan rumah Piala Asia walaupun AFC sudah membatalkan lanjutan bidding tuan rumah untuk Piala Asia 2031 dan 2035. 

AFC memutuskan untuk membatalkan rangkaian bidding tuan rumah Piala Asia di dua edisi tersebut setelah FIFA meminta AFC mengubah format Piala Asia di tahun genap. 

Turnamen empat tahunan tersebut memang selam ini digelar di tahun ganjil sehingga ada peluang Piala Asia mengalami penundaan satu tahun menjadi digelar di 2032 dan 2036. 

Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) telah mengkonfirmasi adanya surat pembatalan proses bidding tuan rumah Piala Asia oleh AFC. 

Walau pemilihan tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 dibatalkan, pihak KFA menegaskan bahwa ambisi mereka untuk menjadi tuan rumah tetap tidak berubah, meskipun menghadapi situasi tak terduga ini.

“Meski ada faktor tak terduga, tekad kami untuk menjadi tuan rumah Piala Asia tidak berubah,” ujar perwakilan KFA dikutip dari laman resmi federasi, Jumat (20/3/2026).

Dalam pernyataan tersebut, Korea Selatan tetap berambisi meraih titel tuan rumah setelah 70 tahun lamanya. Pembatalan bidding ini pun dilihat positif agar Korea Selatan lebih siap jika akhirnya AFC mengumumkan bidding tuan rumah Piala Asia terbaru nantinya.

“Dengan adanya tambahan waktu persiapan, kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar bisa mewujudkan penyelenggaraan Piala Asia setelah lebih dari 70 tahun," tulis AFC. 

Selain Korea Selatan, Indonesia pun turut mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia. Dengan pembatalan bidding, otomatis Timnas Indonesia tak bisa lagi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2031 dan 2035. 

Sayangnya, belum ada pernyataan resmi mengenai posisi Indonesia dengan batalnya bidding tuan rumah ini. Jika Timnas Indonesia tetap mau jadi tuan rumah, tentu PSSI harus mengikuti bidding yang selanjutnya akan diumumkan oleh AFC. 

Dalam surat yang dikirim AFC pada Kamis (19/3/2026), disebutkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya pembahasan terbaru dengan FIFA terkait penyesuaian kalender sepak bola internasional.

“Berdasarkan diskusi terbaru dengan FIFA mengenai rencana restrukturisasi kalender pertandingan internasional, proses penunjukan tuan rumah Piala Asia diputuskan untuk dihentikan sepenuhnya,” tulis AFC dalam pernyataan resminya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran 2026: Pemkot Padang Ingatkan Pedagang Lokasi Wisata Jangan Nakal
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Bukan Larangan, Menag Sebut Pembatasan Medsos Anak Demi Akhlak
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
JELAJAH LEBARAN 2026: Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Catat Lonjakan Penumpang 7,7% YoY
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Mau Akuisisi Jungleland, Rights Issue JGLE Disorot Bursa
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
KAI Daop 8 Bagikan 204 Sembako untuk Porter di Tengah Arus Mudik
• 16 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.