Bacaan Takbiran Idul Fitri: Bahasa Arab, Latin dan Artinya

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Malam takbiran merupakan salah satu tradisi masyarakat untuk menyambut Idul Fitri. Ini menandakan waktu berakhirnya bulan Ramadan dan datangnya bulan Syawal.

Takbir Idul Fitri bisa dikumandangkan di mana saja, seperti di rumah, jalan, masjid, atau tempat lainnya. Mengutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut bacaan takbiran Idul Fitri.

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illā Allāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."

Setelah membaca takbir tersebut sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan membaca lafaz berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ، وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi katsīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā, lā ilāha illā Allāh wa lā na'budu illā iyyāhu, mukhliṣīna lahud-dīna walau karihal-kāfirūn, lā ilāha illā Allāhu waḥdah, ṣadaqa wa'dah, wa naṣara 'abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah, lā ilāha illā Allāh wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyaknya pujian. Maha suci Allah di waktu pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama, meskipun orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, menghancurkan pasukan musuh dengan keesaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."

Baca juga: Jadwal Salat Idul Fitri 21 Maret 2026 di Masjid Istiqlal dan Balai Kota Jakarta

Biasanya, pembacaan takbir di masjid dipimpin oleh petugas khusus yang melantunkannya kemudian diikuti oleh para jamaah secara serentak dengan bacaan yang ringkas, yaitu:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illā Allāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."

Perlu dipahami bahwa takbiran Idul Fitri bukan sekadar tradisi tahunan semata, tetapi merupakan bentuk ibadah yang sarat akan makna. Selain sebagai ungkapan syukur dan pengagungan kepada Allah, berdzikir membaca takbir pada momentum Idul Fitri-atau yang kemudian dikenal dengan istilah takbiran-juga menjadi syiar yang menghidupkan suasana hari raya.




(kny/imk)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas Buka Peluang Hentikan One Way Nasional Besok, Ini Alasannya
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
One Way Nasional Masih Berlaku Selama Arus Mudik, Penutupan Situasional
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Soroti Impor Kopi dan Cokelat di Tengah Kualitas Lokal Terbaik
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Arus Mudik Lebaran di Jembatan Suramadu Ramai Pemudik Motor, Polisi Terapkan Buka-Tutup Jalur
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.