Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru di Sumsel, Potensi Hasilkan 505 Barel per Hari

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sumur yang diberi nama ABB-145 ini menjadi tambahan potensi migas baru di wilayah kerja PEP Zona 4.

Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru di Sumsel, Potensi Hasilkan 505 Barel per Hari. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field menemukan sumur minyak baru di Struktur Abab, Sumatera Selatan, dengan potensi produksi awal mencapai 505 barel minyak per hari (BOPD). Sumur yang diberi nama ABB-145 ini menjadi tambahan potensi migas baru di wilayah kerja PEP Zona 4.

Potensi tersebut diperoleh dari hasil uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan pada 1 Maret 2026. Dalam pengujian selama tiga jam itu, sumur menunjukkan kemampuan produksi minyak hingga 505 BOPD serta aliran gas sebesar 5,096 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Baca Juga:
Harga Minyak Turun, Potensi Pelonggaran Sanksi Iran Redam Kekhawatiran Pasokan

Setelah aliran dinyatakan stabil, tim melanjutkan dengan multi rate test (MRT). Hasilnya, laju produksi stabil diperkirakan berada di kisaran 129 BOPD dan gas 1,8 MMSCFD saat sumur beroperasi optimal.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan penemuan ini merupakan hasil kerja berkelanjutan tim dalam mengembangkan potensi migas melalui inovasi dan penerapan teknologi. 

Baca Juga:
Bursa Asia Bergerak Mixed, Harga Minyak dan Kebijakan Moneter China Pengaruhi Pasar

"Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan, sehingga kontribusi yang diberikan dapat optimal dalam mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya melalui pernyataan resmi, Jumat (20/3/2026).

Sumur ABB-145 merupakan sumur pengembangan (infill well) yang masuk dalam program rencana kerja (RK) pengeboran 2026. Proses pengeboran dimulai pada 31 Januari 2026 dan selesai pada 28 Februari 2026, termasuk tahapan komplesi.

Baca Juga:
Harga Minyak Berbalik Arah usai PM Israel Netanyahu Sebut Iran Tak Bisa Perkaya Uranium

Keberhasilan penentuan lokasi sumur ini tidak lepas dari pemanfaatan data seismik 3D terbaru yang diakuisisi pada 2023 di Lapangan Abab. Teknologi ini memberikan gambaran bawah permukaan yang lebih detail dibandingkan metode sebelumnya yang masih mengandalkan data seismik dua dimensi.

Data tersebut kemudian diintegrasikan dengan data sumur-sumur sebelumnya, seperti ABB-140 yang dibor pada 2023 dan ABB-143 pada 2025. Hasil integrasi ini menjadi dasar dalam menentukan posisi pengeboran ABB-145, sekaligus mengkonfirmasi adanya potensi lanjutan reservoir di bagian timur laut Struktur Abab.

Senior Manager Subsurface Development & Planning PEP Zona 4, Reza Nur Ardianto, menyebut temuan ini membuktikan bahwa peluang menemukan cadangan migas baru masih terbuka lebar, terutama dengan pendekatan subsurface yang terintegrasi dan pemanfaatan teknologi.

"Kami akan terus melakukan kajian agar potensi ini dapat dikembangkan secara optimal, sekaligus mengidentifikasi peluang lain di sekitar Struktur Abab," kata Reza.

PHR Regional Sumatera Zona 4 sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina mengelola sejumlah wilayah kerja di Sumatera Selatan, termasuk Adera Field. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan bagi produksi migas nasional dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mayat Pria Tanpa Busana Ditemukan di Perkebunan Bogor, Diduga ODGJ
• 10 jam laludetik.com
thumb
Apakah Obat Kolesterol Aman untuk Ibu Menyusui?
• 7 jam lalutheasianparent.com
thumb
H-2 Lebaran Jadi Puncak Mudik Kedua, Tol Japek hingga Nagreg Mulai Padat
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Polisi Tangkap Bandara Narkoba di Bogor, Sembunyikan Sabu 26 Kg di Ban Mobil
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Polri Kerahkan 317 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran se-Indonesia
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.