JAKARTA, KOMPAS.TV - Malam takbiran selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun, di balik euforia tersebut, aparat keamanan juga bekerja ekstra untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Di Jakarta Pusat, pengamanan dilakukan secara besar-besaran, terutama di kawasan Monas yang menjadi pusat aktivitas warga saat malam takbiran jelang Idulfitri 1447 H/2026 M.
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan total 1.596 personel gabungan untuk mengawal jalannya malam takbiran, termasuk kegiatan pawai obor dan kendaraan hias.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan seluruh personel telah ditempatkan di berbagai titik strategis.
"Personel disebar ke titik-titik ploting untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif," ujarnya, Jumat (20/3/2026), dikutip Antara.
Baca Juga: 50 Inspirasi Ucapan Selamat Idulfitri 1447 H, Kata-Kata Maaf yang Tulus dan Berkesan
Kekuatan pengamanan tersebut terdiri dari:
- 1.459 personel dari Polda Metro Jaya
- 124 personel dari Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran
- 13 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan
Seluruh personel langsung bergerak ke lokasi masing-masing untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di Monas, tetapi juga mencakup sejumlah titik rawan yang berpotensi terjadi kepadatan maupun gangguan keamanan.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- lebaran 2026
- malam takbiran
- operasi ketupat
- malam takbiran monas
- malam takbiran jakarta
- idulfitri




