Khatib salat Id di Nganjuk, Jawa Timur, bernama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah mendadak viral. Sang ayah, Fatah Al Basid, menjelaskan cerita di balik nama anaknya.
"Saya yang memberi nama Isa Al Masih. Nama nabi yang sebenarnya jarang atau tidak pernah dijadikan nama anak oleh umat Muslim," kata Basid dilansir detikJatim, Jumat (20/3/2026).
Basid menjelaskan ada alasan khusus menyertakan Putra Muhammadiyah di belakang nama anaknya. Hal itu agar tidak ada yang salah mengira bahwa anaknya seorang nonmuslim.
Dia mengaku kata Putra Muhammadiyah juga baru ditambahkan setelah Isa dirawat di rumah sakit saat masih duduk di bangku SD. Basid bercerita saat itu anaknya sering dikira sebagai nonmuslim.
"Jadi namanya sering dikira orang nonmuslim. Makanya di belakang saya tambahkan Putra Muhammadiyah jadi jelas," ujar Basid yang juga merupakan warga Muhammadiyah itu.
Khatib salat Idul Fitri (Id) di Kabupaten Nganjuk bernama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah mendadak viral di media sosial. Dalam postingan akun X @MuhammadiyinGL, Kamis (19/3), tampak gambar berisi tulisan nama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah, yang menjadi khatib Salat Idul Fitri di Masjid Al Muta'allimin Perguruan Muhammadiyah, Jalan Veteran I Nomor 15, Gang Anggrek, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/ygs)





