Korlantas Siapkan Rekayasa Lalin Arus Balik, Termasuk Opsi "One Way" Nasional

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026, termasuk kemungkinan penerapan sistem one way nasional.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, skenario tersebut disiapkan mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi terjadi pada periode arus balik.

“Untuk arus balik, karena cukup tinggi nanti akan kita persiapkan tanggal 24. Tanggal 24 nanti akan kita persiapkan arus balik, termasuk skenario daripada manajemen lalu lintas," kata Agus, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/3/2026) malam.

Baca juga: Polri Catat 208.825 Kendaraan Keluar Jakarta pada 19-20 Maret 2026

Ia mengatakan, sebelumnya rekayasa lalu lintas berupa one way nasional saat arus mudik telah dihentikan setelah kondisi lalu lintas kembali normal.

One way arus mudik sudah kita tutup karena traffic accounting atau flow daripada lalu lintas sudah normal, sehingga tadi jam 14.22 sudah ditutup oleh Bapak Kapolri," ujar dia.

Namun, lanjut Agus, peningkatan volume kendaraan diperkirakan kembali terjadi saat arus balik, terutama pada 24 Maret serta 28 dan 29 Maret 2026.

Untuk itu, Korlantas bersama sejumlah pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk opsi penerapan kembali rekayasa lalu lintas seperti one way nasional.

Selain itu, kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah pada 25-27 Maret 2026 juga diperkirakan akan memengaruhi pola pergerakan arus balik.

“Adanya work from anywhere, kemungkinan juga ada arus balik yang kedua, yaitu tanggal 28, tanggal 29 (Maret). Ini sudah kita persiapkan dengan stakeholder untuk dilakukan rekayasa lalu lintas," kata dia.

Korlantas memastikan seluruh skenario rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan guna menjaga kelancaran arus balik.

Baca juga: Beda Keterangan TNI-Polri soal Penyiraman Air Keras, Pengamat: Picu Keraguan Publik

Diberitakan sebelumnya, Korlantas Polri resmi menghentikan penerapan one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026, Jumat (20/3/2026) siang.

Kebijakan tersebut diambil setelah kondisi arus kendaraan dinilai sudah landai dan terkendali di sejumlah ruas utama.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan, keputusan ini diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap volume kendaraan yang melintas sejak rekayasa dimulai pada 18 Maret 2026.

Sebelum arus dinormalisasi, petugas telah melakukan sosialisasi dan sterilisasi jalur guna memastikan keamanan pengendara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Akui Masih Belum Maksimal di Orleans Masters 2026
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Iran Kembali Menyerang Pelabuhan UEA, Harga Minyak Dunia Melonjak, Pasar Saham Tetap Naik
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Akpol 91 di Puncak Karier! Satu Lagi Rekan Angkatan Kapolri Tembus Jenderal Bintang 3
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Pastikan kelancaran transaksi nasabah, BRI andalkan 1,2 juta BRILink Agen hingga Super App BRImo
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Kritik Belanja Daerah Tak Produktif, Singgung Mobil Gubernur Rp 8 Miliar
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.