Prabowo Kritik Belanja Daerah Tak Produktif, Singgung Mobil Gubernur Rp 8 Miliar

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dinilai belum sepenuhnya produktif.

Prabowo, bahkan menyinggung adanya pembelian mobil dinas kepala daerah dengan nilai fantastis mencapai Rp 8 miliar.

BACA JUGA: Pelaku Teror Penyiraman Air Keras Terungkap, GREAT Institute Memuji Presiden Prabowo

Menurut dia, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jembatan desa, tetapi anggaran daerah justru digunakan untuk hal-hal yang tidak menjadi prioritas.

Bahkan untuk perbaikan jembatan desa pun kadang harus diurus oleh presiden.

BACA JUGA: Prabowo-Megawati Bertemu Menjelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

“Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Namun oke lah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ucap Prabowo dalam video yang dikirimkan oleh Biro Pers, pada Kamis (19/3).

Dia menilai pola belanja daerah saat ini masih belum efisien, termasuk dalam penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat.

BACA JUGA: Prabowo Minta Usut Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus yang Menyeret Anggota BAIS TNI

“Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” kata dia.

Sebagai perbandingan, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia, harganya 700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada antipeluru, mungkin jadi 1 miliar, tetapi tidak sampai 8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” tuturnya.

Presiden juga menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab kepala daerah dalam mengelola anggaran publik, terutama agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

Dia mengingatkan bahwa tugas utama kepala daerah ialah melayani masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” tegasnya. (mcr4/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terima Kasih, Pak Prabowo, Bonus bagi Arib Dzaky Peraih Emas ASEAN Para Games 2025 Sudah Cair


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat Jelaskan Alasan Kasus Penyiraman Andrie Yunus Harus Dibawa ke Pengadilan Militer
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Pimpinan Grup Djarum Tutup Usia di Singapura
• 22 jam lalupantau.com
thumb
H-1 Lebaran, 50 Ribu Orang Tinggalkan Jakarta Via Kereta
• 8 jam laludetik.com
thumb
Korlantas Polri Telah Siapkan Skema Arus Balik Lebaran 2026, Tol Fungsional Jadi Kunci
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
ASN hingga Swasta Bakal WFH 1 Hari Seminggu Usai Lebaran, Ini Progresnya
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.