Warga memasukkan beras ketan ke dalam bambu saat membuat lemang di Desa Agusen, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Jumat (20/3). Proses pembuatan lemang dilakukan secara gotong royong, mulai dari menyiapkan bahan hingga memasak lemang di atas bara api.
Selain beras ketan, warga juga menuangkan santan ke dalam bambu sebelum dipanggang. Lemang kemudian dimasak dalam waktu cukup lama hingga matang sempurna. Tradisi ini melibatkan berbagai kalangan, termasuk anak-anak yang turut membantu hingga proses selesai.
Memasak dan menyantap lemang merupakan bagian dari tradisi masyarakat Aceh yang dikenal sebagai Teut Leumang atau Malamang. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Kegiatan tersebut rutin digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Selain menjaga tradisi turun-temurun, momen ini juga menjadi ajang berkumpul bagi masyarakat dalam menyambut Lebaran 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu (21/3).





