UMI Berduka, Prof Dr H Umar Shihab Wafat dan Tinggalkan Jejak Pengabdian

terkini.id
3 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Muslim Indonesia (UMI). Rektor bersama seluruh keluarga besar UMI menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya ke rahmatullah AG. Prof. Dr. H. Umar Shihab, MA, yang dikenal sebagai Anggota Pembina Yayasan Wakaf UMI.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan melalui poster resmi yang diunggah di media sosial UMI.

Dalam poster itu tertulis ungkapan duka mendalam dari sivitas akademika atas kepergian sosok yang selama ini dikenal memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan pembinaan di lingkungan UMI.

“Rektor & Keluarga Besar Universitas Muslim Indonesia mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya ke rahmatullah AG. Prof. Dr. H. Umar Shihab, MA,” demikian bunyi pernyataan dalam poster resmi tersebut.

Almarhum disebut sebagai salah satu figur penting di lingkungan yayasan dan kampus, yang selama ini memberi kontribusi besar dalam perjalanan institusi.

Kepergian beliau menjadi kehilangan mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi civitas akademika dan masyarakat yang mengenalnya.
Dalam pesan duka itu, UMI juga memanjatkan doa terbaik untuk almarhum.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, melimpahkan rahmat dan husnul khatimah, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut isi pernyataan tersebut.

Kepergian AG. Prof. Dr. H. Umar Shihab menghadirkan duka yang begitu dalam. Sosok beliau dinilai bukan hanya sebagai pembina yayasan, melainkan juga figur yang ikut menjaga arah moral dan spiritual dalam perjalanan UMI sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam.

Bagi banyak pihak, almarhum merupakan teladan dalam dedikasi, kebijaksanaan, dan komitmen terhadap penguatan pendidikan serta pembinaan umat. Karena itu, ungkapan belasungkawa yang disampaikan UMI menjadi cerminan penghormatan atas jasa dan pengabdian beliau selama hidup.

Kehilangan ini juga menjadi pengingat bahwa jejak pengabdian seorang tokoh akan terus hidup melalui nilai, gagasan, dan warisan yang telah ditanamkan kepada generasi penerus. UMI pun melepas kepergian almarhum dengan doa dan penghormatan terbaik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbedaan Lebaran Muhammadiyah, Ini Penyebabnya
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Puncak Arus Mudik Via GT Kalikangkung Catat 72.418 dalam Sehari
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Thibaut Courtois Absen Enam Pekan Akibat Cedera Paha
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Darah Muda yang Bisa Jadi Senjata Mematikan Persebaya Surbaya Musim Depan: Winger PSM Victor Dethan dan Marselino Ferdinan
• 7 jam laluharianfajar
thumb
IEA usulkan langkah hemat energi untuk ringankan dampak ekonomi global
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.