Pawai Bajaj Hias Meriahkan Malam Takbiran di Semarang

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Semarang: Warga Perumahan Tlogosari, Semarang, menggelar arak-arakan bajaj hias untuk memeriahkan malam takbiran. Tradisi ini telah menjadi kegiatan tahunan menyambut Lebaran.

"Biasanya, kami menyewa kereta odong-odong untuk malam takbiran. Namun, tahun ini kami ingin mencoba konsep yang lain. Arak-arakan bajaj," kata Ketua Panitia Malam Takbiran Masjid Al Ikhlas Semarang Arianto Wibowo, dilansir dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026.

Kebetulan, kata dia, bajaj saat ini memang sedang tren di Semarang, sehingga dimanfaatkan untuk sarana arak-arakan malam takbiran.
 

Baca Juga :

Semarang Zoo Targetkan 60 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran

Kendaraan roda tiga yang ditumpangi anak-anak dan remaja itu menyusuri rute sejauh lima kilometer. Mereka diiringi rombongan sepeda motor sambil mengumandangkan takbir.

Sebanyak 25 bajaj yang mengikuti pawai tersebut, dihias dengan kembang manggar berwarna-warni dan ornamen khas Lebaran. Peserta arak-arakan adalah anak-anak dan remaja di lingkungan RW 14 Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan.

Ia bersyukur karena perayaan malam takbiran kali ini sangat meriah diikuti oleh puluhan anak-anak dan remaja, termasuk ibu-ibu yang antusias ikut berkeliling kompleks perumahan.

"Alhamdulillah tahun ini sangat meriah. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah dengan konsep yang baru lagi," ucapnya.

Untuk rute pawai, dimulai dari Masjid Al-Ikhlas Kawung, Bundaran Tlogosari, menuju Jalan Woltermonginsidi. Lalu masuk Jalan Kyai Syakir, Jalan Syuhada, Jalan Nogososro, dan berakhir di titik semula.


Seorang ibu memotret anaknya di dalam bajaj yang digunakan untuk pawai malam takbiran di Semarang, Jumat, 20 Maret 2026. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)


Sementara itu, Efan (10), salah satu peserta pawai malam takbiran mengaku senang karena bisa naik bajaj berkeliling kompleks bersama kawan-kawan sebayanya.

"Senang banget bisa naik bajaj. Kalau kemarin (Lebaran tahun lalu) kan naik odong-odong. Seru. Enak naik bajaj," ungkapnya.

Di sepanjang jalan, pawai bajaj bertemu dengan rombongan arak-arakan malam takbiran dari wilayah lain. Rombongan tersebut menaiki odong-odong, mobil dan becak hias, atau berjalan kaki.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Ini Data Jasa Marga
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harapan Mereka yang Hadir Halal Bihalal di Balai Kota Jakarta
• 45 menit lalukumparan.com
thumb
Wapres Gibran dan Pejabat Tinggi Negara akan Salat Idulfitri 2026 di Istiqlal
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Cerita Hardi, Tiga Kali Ber-Lebaran dengan Presiden
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Realisasi Pajak Kendaraan di Kalsel Capai Target Awal Tahun, Layanan Siap Dibuka Usai Lebaran
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.