Mudik 2026, Keberangkatan di Terminal Kampung Rambutan Mulai Melandai

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Arus keberangkatan pemudik di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai menunjukkan tren melandai pada Kamis (19/3/2026) setelah melewati titik puncak pada hari sebelumnya.

Berdasarkan laporan data produksi angkutan mudik Lebaran 2026 yang dihimpun Bisnis, jumlah penumpang yang berangkat pada 19 Maret tercatat sebanyak 3.464 orang dengan total 177 armada bus. 

Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 35,08% dibandingkan dengan puncak arus mudik pada Rabu (18/3/2026) yang mencapai 5.336 penumpang.

Meskipun total keberangkatan harian menurun, pola keberangkatan pada dini hari tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Pada sif III (00.00—06.00 WIB) tanggal 19 Maret, tercatat 2.236 penumpang berangkat meninggalkan Jakarta. 

Jumlah itu melampaui keberangkatan pada sif I (06.00—14.00 WIB) yakni 957 orang dan sif II (14.00—22.00 WIB) yang tercatat hanya 271 orang. 

Secara persentase, sekitar 64,5% pemudik pada H-2 memilih keberangkatan di bawah pukul 06.00 pagi guna menghindari kepadatan lalu lintas di jalur utama.

Baca Juga

  • Hindari Macet, Pemudik Terminal Kampung Rambutan Berangkat Dini Hari
  • Mudik Lebaran, 20.506 Orang Tinggalkan Jakarta dari Terminal Kampung Rambutan
  • Suasana Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan Masih Ramai di H-2 Lebaran

Sementara itu, secara kumulatif, sejak dimulainya pemantauan pada 11 Maret hingga 19 Maret 2026, Terminal Kampung Rambutan telah memberangkatkan total 26.111 pemudik dengan didukung oleh 1.159 armada bus.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan pihaknya mempersiapkan bus tambahan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik. Bus tambahan ini disiapkan terutama untuk rute-rute yang paling banyak dituju.

“Pada tujuan favorit, terutama pada tujuan jarak jauh maupun dekat seperti Jawa Tengah, itu memang ada penambahan bus bantuan, misalnya seperti tujuan Wonosobo, Yogyakarta, terus di Malang juga ada,” ujarnya. 

Sebagai informasi, jumlah pemudik di Indonesia pada Lebaran 2026 diperkirakan turun dibandingkan dengan tahun lalu. 

Survei Kementerian Perhubungan menunjukkan potensi pergerakan masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau 50,6% dari total populasi Indonesia. Jumlah ini turun 1,75% dari 2025 yakni 146,4 juta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KDM Marah Bukan Main Bubarkan Warga Penyapu Koin yang Bandel Minta-minta di Sepanjang Jalur Indramayu-Subang
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Siapkan Efisiensi Energi, WFH Masuk Opsi Penghematan
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Arus Mudik Membludak, 577 Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Pantura Cirebon hingga H-1 Lebaran 2026
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Subianto Announces Budget Cuts for Fiscal Efficiency
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gempa Dangkal Magnitudo 6,6 Guncang Antarktika
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.