Aceh Tamiang: Meski merayakan Lebaran tahun ini di tengah keterbatasan, penghuni hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang tetap menyambut hari raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan penuh sukacita. Warga tetap menyiapkan makanan hingga kue kering yang akan dikonsumsi saat hari kemenangan tiba.
Kondisi yang serba terbatas tidak membuat para korban bencana ini menyurutkan semangatnya untuk merayakan Idulfitri. Mereka juga tetap teguh menjalankan ibadah puasa dengan kondisi seperti ini.
Semangat itu terlihat dari sosok Desi, salah satu penghuni Huntara Danantara, Karang Baru, Aceh Tamiang. Dirinya tengah membuat kue nastar untuk Idulfitri besok.
Tidak hanya membuat kue nastar saja. Dirinya juga akan membuat lontong sayur besok. Rencananya akan dimasak malam ini.
Baca Juga :
"Cuman masaknya malam karena kan untuk besok. Kalau nastarnya ini rencananya buat nastar ini sekarang," kata Desi, dalam program Live Event Metro TV, Jumat, 20 Maret 2026.
Proses pembuatannya juga terbilang agak berbeda dari biasanya. Desi harus meminjam oven dahulu sebelum membuat nastar. Bencana beberapa waktu lalu berimbas pada banyak harta benda warga yang hilang.
"Ovennya minjam dulu sama tetangga yang ada kan yang tidak terdampak," katanya.
Besok, Desi dan keluarga akan bersilaturahmi ke tetangga sesama penghuni huntara. Belum terpikirkan rencana silaturahmi ke tempat lain, mengingat kondisi Aceh Tamiang yang belum pulih sepenuhnya pascabencana.
"Biasa kita kan ada tetangga yang kumpul-kumpul juga. Ini kan karena tetangganya sana-sini sana-sini gitu. Ada juga yang nggak dapat huntara mereka ke tempat saudaranya gitu. Di situ sih suasananya yang berbeda," katanya.




