Tengah Malam di Kalimalang, Generasi Burgeract Tambal Jalan demi Nyawa Pemudik

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com — Komunitas anak muda bernama Generasi Burgeract mengambil inisiatif melakukan perbaikan jalan secara mandiri di salah satu titik kerusakan yang dinilai paling berisiko, tepatnya di ruas jalan Kalimalang sebelum pintu Tol Bekasi Timur.

Geraldi Weimy (24), anggota Gen Burgeract, mengatakan, aksi tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial.

Baca juga: Aksi Generasi Burgeract Pemuda Bekasi, Bersihkan Halte dan Jalan Rusak di Malam Hari

“Ada yang laporan lewat DM, katanya jalan di Kalimalang masih ada yang bolong-bolong. Makanya kita inisiatif untuk cek langsung dan ternyata memang benar,” ujar Weimy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/3/2026).

Menurut dia, kerusakan jalan tersebar di beberapa lokasi sepanjang Kalimalang.

Namun, keterbatasan alat dan kondisi lalu lintas membuat mereka tidak dapat memperbaiki seluruh kerusakan.

“Karena jalannya dua arah dan banyak truk lewat, kami enggak berani ambil risiko memperbaiki semuanya,” katanya.

Weimy menilai, Kalimalang menjadi jalur alternatif penting bagi pemudik selain Pantura, sehingga kondisi jalan yang tidak layak dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat signifikan.

Dari sejumlah titik kerusakan, Gen Burgeract memutuskan fokus memperbaiki satu lubang panjang yang dianggap paling membahayakan pengguna jalan.

Lubang tersebut memiliki panjang hingga 10 meter. Untuk menutupnya, mereka menggunakan delapan sak aspal.

“Delapan sak itu sebenarnya masih kurang. Tapi kami maksimalin saja biar enggak terlalu bahaya,” kata Weimy.

Material aspal yang digunakan sebagian berasal dari dukungan pihak swasta yang mengetahui aksi mereka melalui media sosial.

Harga satu sak aspal Rp 230.000-Rp 240.000.

Sementara itu, perlengkapan keselamatan seperti rompi, helm, sepatu boots, serta alat pengatur lalu lintas diperoleh dari hasil patungan anggota komunitas dan donasi masyarakat.

“Peralatan kita beli pakai uang pribadi dan saweran,” ungkapnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Untuk menghindari kemacetan dan gangguan terhadap pemudik, perbaikan dilakukan pada malam hingga dini hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Open House Gubernur Jabar Ramai, Warga Rela Antre Demi Bertemu Dedi Mulyadi
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Jawab Isu Pengiriman TNI ke Gaza, Prabowo Singgung Hamas
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Shalat Id di Masjid Darussalam Aceh Tamiang, Duduk di Antara Teddy dan Tito
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Update Arus Mudik Lebaran 2026: 15 Orang Meninggal Dalam 260 Kecelakaan
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
12 Negara Timur Tengah Bersatu Peringatkan Iran, Serangan Membabi Buta Picu Ancaman Konflik Besar
• 21 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.