Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menghadiri acara Jakarta Bedug Kolosal. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperkuat nilai kebersamaan bagi warga Jakarta.
"Lebih dari sekedar sarana hiburan kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan mempererat harmoni sosial serta menjadi ruang kreativitas dan karya masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta," kata Pramono dikutip dari Antara, Sabtu, 21 Maret 2026.
Politikus PDI Perjuangan itu juga menjelaskan kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian perayaan Lebaran Idulfitri 1447 H yang terasa semakin semarak dengan kehadiran seribu bedug dari 261 kelurahan di Jakarta. Terdapat juga bedug dari Banten dan Sumatra Barat.
"Selain itu diselenggarakan pawai obor yang melibatkan 5000 peserta pawai mobil hias serta pertunjukan air mancur bertema Jakarta Rhythm of the Fountain yang menghadirkan sukacita menyambut datangnya hari raya Idulfitri," ungkap Pramono.
Baca Juga :
Libur Lebaran di Jakarta? Jelajahi Kota lewat Mudik ke Jakarta ala TransJakartaMenurut Pramono, Malam takbiran tahun ini terasa istimewa. Sebab, beriringan dengan Hari Raya Nyepi pada kemarin baru diperingati.
"Momentum ini jadi pengingat bagi kita semua bahwa warga Jakarta adalah rumah bagi keberagaman tempat berbagi tradisi dan keyakinan hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati," ujar Pramono.
Dalam suasana saling menghormati sebagai pelengkap kegiatan Idul Fitri, Pramono bakal menyelenggarakan acara halal bihalal pada tanggal 11 April 2026 di Lapangan Banteng. Hal itu dilakukan untuk merayakan kemenangan sekaligus warga silaturahmi untuk saling menyapa memaafkan dan menguatkan kebersamaan warga
"Saya dan Wagub Rano Karno sungguh berharap seluruh kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan tetapi juga jadi bagian dari identitas Jakarta sebagai kota inklusif kreatif berbudaya kota global serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Jakarta," kata Pramono.
Tak lupa, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang telah menjaga keamanan selama bulan Ramadan. Sehingga, Ibu Kota tetap berjalan kondusif penuh toleransi dan sarat dengan semangat kebersamaan.
"Mari kita rayakan malam takbiran ini dengan semangat jaga Jakarta tetap menjaga ketertiban keamanan kebersihan kota kita tercinta agar Jakarta tetap menjadi tuan rumah yang nyaman bagi seluruh warganya," ungkap Pramono.




