jpnn.com, JAKARTA - Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1447 H bagi Warga Binaan di wilayah DK Jakarta, Sabtu (21/3).
Kegiatan ini dilaksanakan seusai pelaksanaan Salat Idul Fitri dan berlangsung khidmat sebagai wujud apresiasi negara atas perubahan perilaku positif Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
BACA JUGA: Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Narkotika Banyuasin
Sebanyak 6.673 Warga Binaan se-DKI Jakarta menerima remisi, dengan rincian 6.564 orang memperoleh Remisi Khusus I (RKI), serta 109 orang memperoleh Remisi Khusus II (RK II). K
husus di Lapas Narkotika Jakarta, sebanyak 1.595 Warga Binaan menerima remisi, terdiri dari 1.580 orang mendapatkan RK I dan 15 orang memperoleh RK II.
BACA JUGA: 16 Napi Hindu di Jateng Dapat Remisi Nyepi 2026
Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan DK Jakarta, Heri Azhari, yang turut dihadiri jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan, pegawai serta para mitra kerja.
Dalam kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada mitra kerja di lingkungan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan DK Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan pembinaan.
BACA JUGA: 18 Ribu Narapidana Jabar Terima Remisi Idulfitri, 99 Langsung Bebas Â
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan DK Jakarta, Heri Azhari, menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan dan reintegrasi sosial.
"Remisi adalah hak Warga Binaan yang telah memenuhi persyaratan dan menjadi indikator keberhasilan pembinaan. Ini menunjukkan bahwa negara hadir memberikan penghargaan atas perubahan perilaku ke arah yang lebih baik," kata Azhari.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa momentum Idul Fitri menjadi sarana refleksi bagi seluruh Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri.
"Remisi ini bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan keaktifan dalam mengikuti program pembinaan. Kami berharap ini menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya," ujarnya.
Momentum Idul Fitri di lingkungan Lapas Narkotika Jakarta tidak hanya menjadi perayaan hari kemenangan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi Warga Binaan untuk menata masa depan.
Dengan adanya pemberian Remisi Khusus ini, diharapkan seluruh Warga Binaan semakin termotivasi dalam mengikuti program pembinaan secara optimal serta siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.(mcr8/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Kenny Kurnia Putra




