Lebaran di Mataram: Tradisi, Wisata, dan Tantangan

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM, – Momen Lebaran di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menghadirkan tradisi unik yang memadukan nilai religius dengan potensi ekonomi dan budaya lokal. Perayaan dimulai dari gema takbir di pagi hari hingga tradisi sosial seperti halal bihalal dan wisata pantai yang memikat banyak pengunjung.

Setelah Shalat Id, warga Mataram tidak hanya saling bersalaman, tetapi juga mulai merayakan Lebaran dengan berbagai aktivitas. Tradisi halal bihalal kini dilakukan dengan konsep baru yang lebih inklusif, menggantikan pola open house pejabat. Hal ini mencerminkan upaya pemerintah kota untuk membangun relasi egaliter dengan masyarakat.

Di tingkat masyarakat, rumah-rumah terbuka bagi keluarga besar, memperkuat kohesi sosial di kota yang heterogen. Namun, peningkatan mobilitas warga juga memicu kepadatan lalu lintas dan masalah sampah, sehingga pemerintah perlu mengantisipasi dengan pengawasan dan strategi pemberdayaan.

Ledakan Wisata Pantai

Setelah momen silaturahmi, pantai menjadi destinasi utama warga Mataram. Kawasan pesisir seperti Pantai Ampenan dan Loang Baloq dipenuhi pengunjung, menciptakan perputaran ekonomi signifikan. Namun, masalah kebersihan dan keselamatan masih menjadi tantangan yang harus diatasi dengan pendekatan edukatif dan infrastruktur yang memadai.

Lebaran Topat

Puncak perayaan setelah Idul Fitri di Mataram adalah Lebaran Topat, dirayakan pada 8 Syawal. Tradisi ini menggabungkan religiusitas, budaya, dan kebersamaan sosial, serta memberikan dampak positif pada ekonomi lokal. Namun, di tengah modernisasi, pelestarian makna tradisi ini menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan tokoh masyarakat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Aktivitas pasca-Shalat Id di Mataram bukan sekadar rutinitas, tetapi cerminan bagaimana masyarakat memaknai kemenangan dan menggerakkan ekonomi dengan harmoni dan tradisi yang terus hidup.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Iran Ditangkap usai Coba Masuki Pangkalan Kapal Selam Nuklir Inggris, Sempat Minta Izin
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Hasto Ungkap Isi Pertemuan Megawati-Prabowo: Bahas Persoalan Bangsa
• 4 jam laludetik.com
thumb
Pria di India Ditemukan Memiliki Ginjal Ketiga Berbentuk Tapal Kuda
• 2 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Menikmati Sepinya Jakarta saat Lebaran, Warga Antusias Berfoto di Jalanan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Jasa Marga Catat 270 Ribu Kendaraan Padati Tol saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.