Penulis: Rasyidi
TVRINEWS, BANJARMASIN
Momentum Ramadan dimanfaatkan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Selatan untuk kembali menunjukkan kepedulian sosial. Kali ini, para jurnalis turun langsung ke RSUD Ulin Banjarmasin dengan membagikan 200 paket berbuka puasa kepada keluarga pasien kanker anak kelas tiga.
Kegiatan ini dipimpin Ketua IJTI Kalsel, Dina Qomariah, bersama Anggota Dewan Pengawas RSUD Ulin Banjarmasin, H. Samsul Rani. Bantuan difokuskan kepada para orang tua yang setia mendampingi anak mereka selama menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menurut Dina, kegiatan berbagi ini bukan hal baru bagi IJTI Kalsel. Selama lima tahun terakhir, aksi serupa rutin dilakukan setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang tengah menghadapi ujian berat.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali melaksanakan aksi berbagi. Sasaran kita adalah keluarga pasien di kelas tiga, khususnya orang tua yang menunggu anaknya sedang berjuang melawan kanker. Jadi, bantuan ini untuk penguat bagi mereka yang sedang mendampingi buah hatinya,” ujar Dina.
Suasana penuh haru terlihat saat pembagian paket berlangsung. Di tengah kesibukan menjaga anak, para orang tua tetap menyambut dengan rasa syukur.
Salah satunya Sumiati yang mengaku sudah lebih dari satu bulan mendampingi anaknya di rumah sakit.
“Anak saya sudah dirawat lebih dari satu bulan di sini. Sebenarnya sakitnya sudah sejak bulan Agustus tahun lalu,” tutur Sumiati singkat sambil terus fokus menjaga sang anak.
Apresiasi turut disampaikan Dewan Pengawas RSUD Ulin Banjarmasin, H. Syamsul Rani. Ia menilai kepedulian para jurnalis ini memberikan dampak nyata, tidak hanya secara materi tetapi juga dukungan moral bagi keluarga pasien.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian kawan-kawan jurnalis. Tadi saya lihat ada nasi kotak dan juga amplop (santunan). Ini luar biasa. Kami mendoakan agar organisasi IJTI terus berkembang dan tahun depan bisa kembali bersilaturahmi ke sini,” ungkap Samsul Rani.
Selain paket makanan untuk berbuka, bantuan juga dilengkapi dengan santunan uang tunai. Diharapkan, perhatian tersebut dapat membantu kebutuhan sehari-hari keluarga pasien sekaligus menghadirkan semangat baru di tengah perjuangan mereka mendampingi anak-anak yang sedang sakit.
Editor: Redaksi TVRINews





