Tepat pukul 07.00 WIB hari ini, Sabtu (21/3), salat Idul Fitri yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat berlangsung khidmat.
Salat dipimpin Imam Dr. KH. Ahmad Husni Ismail, sementara khotbah disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhadi Hasan.
Noorhadi menyoroti Surat Al-Hujurat Ayat 13. Ia mengingatkan bahwa keragaman bukanlah sumber perpecahan, melainkan ruang bagi tumbuhnya kerja sama, keadilan, dan kemaslahatan bersama.
“Karena itu, kehidupan kebangsaan yang rukun dan harmonis perlu terus kita rawat dengan nilai keimanan, kejujuran, amanah, dan kepedulian sosial,” katanya dalam khotbah.
Lalu, Noorhadi mengaitkannya dengan konteks kehidupan berbangsa hari ini. Termasuk program-program pemerintah, tata kelola dan upaya-upaya untuk menesejahterakan rakyat, mulai dari Kooperasi Merah Putih sampai Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program-program prioritas yang dijalankan pemerintah, seperti peningkatan kerukunan, pemberantasan korupsi, peningkatan mutu dan sarana-prasarana pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih, dan pemenuhan gizi masyarakat melalui Makan Bergizi Gratis, merupakan langkah-langkah penting yang perlu diapresiasi demi mewujudkan bangsa yang lebih adil, sehat, dan sejahtera,” tutur Noorhadi.
Tak hanya program untuk masyarakatnya, Noorhadi juga menyinggung upaya pemerintah dalam memelihara perdamaian dunia. Salah satunya adalah nasib bangsa Palestina.
“Termasuk komitmen yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina. Upaya ini tercermin dalam berbagai inisiatif diplomatik dan partisipasi aktif Indonesia dalam forum-forum perdamaian internasional,” tutup dia.





