BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sumatera Utara pada Hari Pertama Idul Fitri 1447 H

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan ringan pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah.

Potensi Hujan Sejak Pagi hingga Malam

Prakirawan BBMKG Wilayah I Christin Mori menyampaikan bahwa pada pagi hari cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Tapanuli Tengah.

Pada siang hingga sore hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah seperti Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Memasuki malam hari, cuaca masih didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Asahan, Humbang Hasundutan, Karo, Padangsidimpuan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Sebelumnya pada dini hari, hujan ringan juga tercatat terjadi di Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Padang Lawas, Gunungsitoli, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.

Christin Mori mengingatkan, "Kepada masyarakat, tetap diingatkan untuk waspada potensi terjadinya hujan, terutama di kawasan partai barat Sumatera Utara,".

Kondisi Suhu dan Gelombang Laut

BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 14 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 65 hingga 98 persen.

Angin diperkirakan bertiup dari arah timur ke barat dengan kecepatan 4 hingga 10 kilometer per jam.

Selain itu, BMKG juga memprakirakan gelombang laut di perairan Sumatera Utara berpotensi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada periode Sabtu hingga Senin.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6 hingga 25 knot, sementara di wilayah selatan bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan yang sama.

Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, serta Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbedaan Idul Fitri dan Mahkamah Sains
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Open House Lebaran, Istana Siapkan Jamuan Makan dan Hiburan untuk Warga Masyarakat
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pramono Ungkap Perputaran Uang Selama Ramadan di Jakarta Tembus Rp 21 T
• 19 jam laludetik.com
thumb
Rekor! Arus Mudik 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Kakorlantas: Negara Hadir Jamin Keamanan Mudik dan Ibadah
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Iran: Selat Hormuz tetap terbuka, siap amankan kapal tanker Jepang
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.