Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat Indonesia untuk bersyukur atas kondisi negara yang dinilainya lebih stabil dibanding sejumlah negara lain.
Ia menyinggung situasi global dengan membandingkan Indonesia dengan beberapa negara seperti Bangladesh, Pakistan, Filipina, hingga Thailand.
“Jadi saya ingin mengajak masyarakat kita bersyukur. Karena Indonesia ini kalau kita lihat dari skala global, tidak seperti apa yang terjadi di negara-negara yang lain,” ujar Nasaruddin usai salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Sabtu (21/3).
Ia menilai, Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang kuat sehingga berbagai persoalan yang muncul masih dapat dihadapi dengan baik.
“Indonesia ini alhamdulillah problem itu muncul pada saat Indonesia sedang seperti ini, kita perlu bersyukur. Sedang kuat-kuatnya,” sambung Nasaruddin.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk terus menjaga rasa syukur.
“Sehingga dampaknya itu, kata kuncinya kita bersyukur,” ucapnya.
Menag juga menyinggung antusiasme masyarakat dalam merayakan Idul Fitri di Indonesia, termasuk minat warga negara asing yang datang untuk merasakan suasana Lebaran.
“Orang-orang luar negeri itu paling nikmat itu melakukan Lebaran di Indonesia. Karena enggak ada ancaman macam-macam,” katanya.
Ia menyebut, sejumlah warga dari luar negeri bahkan mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan di Masjid Istiqlal.
“Jadi ada di sini kita istilahkan iktikaf VVIP. Mereka tidur di hotel, tapi kegiatannya di Istiqlal,” pungkas Nasaruddin.





