Mendes Yandri Dorong Kopdes Merah Putih, Desa Diminta Jadi Motor Ekonomi

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU SELATAN — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mendorong desa-desa menjadi motor penggerak ekonomi melalui penguatan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja di Kecamatan Kedurang dan Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan, dalam forum rembug pembangunan desa bersama Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin, jajaran OPD, dan para kepala desa, Kamis (19/3) malam.

Yandri menegaskan, Kopdes Merah Putih merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dari desa.

“Kopdes ini sebagai alat negara untuk pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Karena uangnya berputar di desa dan keuntungannya kembali ke desa,” ujar Yandri.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menambahkan, koperasi desa tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sebagai anggota. Bahkan, minimal 20 persen keuntungan koperasi akan menjadi pendapatan asli desa.

Selain itu, Yandri juga membawa kabar mengenai kelanjutan kerja sama dengan World Bank yang akan memberikan dukungan bantuan langsung ke desa.

“Kami membawa kabar baik mengenai kelanjutan program kerja sama dengan World Bank. Ini peluang besar yang harus disiapkan secara matang oleh perangkat desa agar tepat sasaran,” katanya.

Menurut dia, kesiapan desa dalam perencanaan dan pengelolaan program menjadi kunci agar bantuan tersebut benar-benar berdampak.

Dalam kesempatan itu, Yandri juga menekankan pentingnya penguatan BUM Desa sebagai bagian dari 12 aksi prioritas Kemendes PDT. Ia mengingatkan agar BUM Desa tidak sekadar formalitas, tetapi memiliki unit usaha riil sesuai potensi lokal seperti pertanian, pariwisata, atau jasa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mengawal kebijakan tersebut.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Menteri yang membawa harapan baru. Saya instruksikan kepada seluruh kepala OPD dan kepala desa untuk segera memetakan potensi lokal masing-masing,” ujar Rifai.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mendampingi revitalisasi BUM Desa agar benar-benar menjadi mesin ekonomi masyarakat.

Rifai juga menilai sinergi antara Kopdes Merah Putih dan BUM Desa akan menjadi kunci dalam memutus rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian desa sebagai pilar ekonomi daerah yang transparan dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Mendes Yandri juga menyerahkan bingkisan kepada warga desa dan santri di wilayah Kedurang.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga BBM di Singapura dan Malaysia Meroket, di Indonesia tak Naik
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ade Darmawan Bongkar Pernyataan Rismon soal Roy Suryo di Polemik Ijazah Jokowi
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Serangan Iran Ganggu Kapasitas LNG Qatar, India Berpotensi Terdampak
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal Jelang Salat Id
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Iran: Selat Hormuz tetap terbuka, siap amankan kapal tanker Jepang
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.