SEMARANG, KOMPAS.TV – Jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah selama arus mudik sampai tanggal 20 Maret 2026 sekitar 1.370.000 unit. Kemudian kendaraan yang keluar dari Jawa Tengah sekitar 750 ribuan unit.
Mengutip keterangan tertulis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), Sabtu (21/3/2026), data arus kendaraan tersebut disampaikan oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat video conference dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jumat (20/3/2026) malam.
“Seperti diketahui, sentralnya mudik ya di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkam adanya peningkatan dari tahun lalu,” kata Luthfi.
Baca Juga: Hari Pertama Lebaran, Penumpang KA di Stasiun Gubeng Surabaya Masih Ramai | MUDIK GESIT
Terkait pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri, Luthfi menyebut Provinsi Jawa Tengah sudah menggelar rakor lintas sektoral yang ditindaklanjuti rakor di tingkat kabupaten/kota.
Menurutnya, berbagai mitigasi telah dilakukan, baik terkait lalu lintas, infrastruktur jalan dan rambu pendukung, objek wisata, termasuk kebencanaan.
“Harapan kami, Kamtibmas di tempat kami terjaga. Begitu juga dengan situasi harga bahan pokok penting, di mana tidak ada kelangkaan di Jawa Tengah,” ucapnya.
Selama arus mudik dan perayaan Idulfitri, sebanyak 11.800 personel dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan, yang merupakan gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
Dalam keterangan tertulis juga dijelaskan, 55 titik kegiatan perayaan Idulfitri 1447 H pada malam takbiran berlangsung aman dan tertib.
Pantauan dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, serta perwakilan forkopimda lainnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- gubernur jawa tengah
- ahmad luthfi
- pemprov jateng
- arus mudik
- lebaran 2026
- idulfitri 2026





