Presiden Prabowo Subianto menyoroti budaya ABS atau “Asal Bapak Senang, Asal Ibu Senang” yang dinilainya masih terjadi di berbagai institusi. Menurutnya, budaya laporan yang tidak sesuai fakta menjadi salah satu masalah besar karena dapat memengaruhi pengambilan keputusan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat wawancara bersama para pakar di Wisma Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Ia menilai laporan yang tidak benar dapat menyebabkan kebijakan yang diambil menjadi tidak tepat.
“Saya selalu katakan saya sudah lama jadi orang Indonesia ya. Jadi budaya ABS ini, Asal Bapak Senang, Asal Ibu Senang, laporan palsu ini sudah membudaya saya kira di semua institusi. This is part of our problem. Kalau salah informasi ya keputusan tidak baik,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Sebut BUMN Jadi Sumber Kebocoran Terbesar Negara
Prabowo menegaskan pemerintah harus memiliki pola pikir untuk selalu waspada terhadap setiap laporan yang diterima, serta berani menerima laporan yang tidak menyenangkan.
Ia juga mengaku memantau berbagai informasi dari media sosial, termasuk kritik dan podcast yang menyerangnya secara pribadi. Menurutnya, hal tersebut justru membuatnya lebih waspada dalam mengambil keputusan.
“Dan benar, kita harus mau dan berani untuk menerima laporan yang paling tidak enak. Saya suka monitor posting, podcast yang menyakitkan pun saya nonton. Bagi saya itu justru membuat saya lebih waspada. Jadi saya harus lebih waspada, baru saya cek,” kata Prabowo.




