Jakarta: Konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang melibatkan sekutu di kawasan Timur Tengah terus memberikan dampak luas, termasuk ke sejumlah negara di Asia.
Beberapa negara seperti Sri Lanka, Filipina, dan Pakistan mulai merasakan tekanan, terutama di sektor energi dan kebijakan bahan bakar.
Dampak tersebut mendorong pemerintah masing-masing negara untuk mengambil langkah penghematan guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan energi.
Baca Juga :
Deretan Negara yang Pernah Memboikot Piala Dunia-Dunia OlahragaSelain itu, distribusi bahan bakar turut dibatasi. Kendaraan pribadi hanya mendapatkan jatah sekitar 15 liter per minggu, sementara kendaraan umum memperoleh hingga 200 liter.
Untuk memenuhi kebutuhan energi, pemerintah juga melakukan impor minyak dari sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. Filipina Sesuaikan Sistem Kerja Di Filipina, pemerintah mengambil langkah penyesuaian dengan menerapkan sistem empat hari kerja bagi sebagian pekerja. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi sekaligus meredam dampak kenaikan harga bahan bakar akibat konflik global.
Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyatakan bahwa kondisi ini merupakan dampak dari konflik yang berada di luar kendali negara tersebut. Pakistan Dorong WFH dan Sekolah Daring Sementara itu, Pakistan memilih langkah efisiensi dengan mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring. Selain itu, para pekerja juga didorong untuk bekerja dari rumah (work from home).
Baca Juga :
Deretan Negara Termiskin di Dunia, Bagaimana Posisi Indonesia?Pemerintah juga melakukan penghematan di sektor birokrasi, termasuk pemotongan tunjangan bahan bakar kendaraan selama dua bulan. Bahkan, sejumlah pejabat secara sukarela menerima pemotongan gaji sebagai bagian dari upaya penghematan nasional.
Sobat MTVN Lens, kondisi ini menunjukkan bahwa konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak hanya berdampak secara regional, tetapi juga memengaruhi kebijakan ekonomi dan energi di berbagai negara Asia.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Adrian Bachtiar)




