Usai Lebaran, Pemerintah Akan Berlakukan WFH untuk ASN, Swasta Diimbau Ikut Serta

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Aturan Work from Home ini berlaku untuk ASN, bersifat imbauan bagi swasta, dan tidak berlaku untuk sektor layanan publik.

Usai Lebaran, Pemerintah Akan Berlakukan WFH untuk ASN, Swasta Diimbau Ikut Serta. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Pemerintah akan mulai memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah Lebaran sebagai upaya penghematan energi di tengah kondisi geopolitik yang berpotensi besar memengaruhi pasokan minyak dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan ini akan diterapkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sementara sektor swasta juga diimbau mengikuti kebijakan serupa.

Baca Juga:
Polri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Demi Cegah Macet saat Arus Balik Lebaran

Namun, ia menekankan aturan tersebut tidak berlaku bagi pekerja di sektor pelayanan publik.

“WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik,” ujar Airlangga, Sabtu (21/3/2026).

Baca Juga:
BMKG Sebut Tiga Provinsi Berpotensi Hujan Lebat selama Libur Lebaran 2026

Menurutnya, skema WFH hanya diberlakukan satu hari dalam sepekan. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan aturan teknis dengan berkoordinasi bersama kementerian terkait, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia agar implementasinya berjalan efektif.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan WFH sehari dalam sepekan berpotensi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan.

Baca Juga:
Fenomena Mudik Lebaran Diproyeksi Pacu Konsumsi Rumah Tangga hingga 20 Persen

“Ada hitungan kasar sekali (WFH bisa menghemat) seperlima, kira-kira 20 persen (penggunaan BBM),” kata Purbaya.

Dia menjelaskan alasan kebijakan ini hanya diberlakukan sehari adalah untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas.

“Nanti libur terus. Nanti enggak kerja-kerja. Ya, WFH biar gimana tuh kadang-kadang ada hal-hal yang enggak bisa dikerjakan dengan baik dengan WFH,” ujarnya.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Tutup Masjid Al-Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 59 Tahun Lalu, Warga Palestina Terpaksa Salat Id di Jalan
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapolri Instruksikan Anak Buah Siaga Hadapi Potensi Bencana Saat Libur Lebaran
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Kisah Kejatuhan Kerajaan Bisnis Salim hingga Kehilangan BCA
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Warga Bukittinggi Diimbau Bijak Sikapi Perbedaan Jadwal Salat Idulfitri
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.