Gus Ipul: Bansos Tak Kena Efisiensi Anggaran, Justru Presiden Akan Menambah Jika Dibutuhkan

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan, bantuan sosial (bansos) tidak akan terkena dampak efisiensi anggaran yang sedang direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan penghematan tersebut dipastikan tidak akan menyentuh program-program yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial dan lain sebagainya tidak akan ada efisiensi. Malah justru jika dibutuhkan, Presiden akan menambah,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (21/03/2026).

Baca juga: Datang ke Bangkalan, Gubernur Khofifah Bawa Bansos dan Al Quran dari Raja Salman

Ipul menjelaskan, efisiensi anggaran hanya akan dilakukan terhadap program atau rencana belanja yang masih bisa ditunda.

Sebaliknya, program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

Pemangkasan Anggaran Non-Prioritas

Menurut Gus Ipul, biaya-biaya yang bakal dipangkas adalah sektor yang bukan prioritas, seperti anggaran untuk acara seremonial.

Presiden Prabowo telah memberikan arahan yang jelas agar efisiensi ini membuat anggaran negara lebih tepat sasaran.

“Efisiensi itu pada dasarnya untuk hal-hal yang masih bisa ditunda. Tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat, pasti tidak akan ada efisiensi,” lanjut Ipul.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap situasi global yang dinamis. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran negara benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Tak Ada Operasi Yustisi, Pramono Minta Pendatang Lengkapi Administrasi dan Sesuai Kapabilitas

Lebih lanjut, Ipul menegaskan bahwa bansos tetap menjadi instrumen penting negara dalam menjaga daya tahan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

Pemerintah berkomitmen melanjutkan program prioritas yang selama ini terbukti berdampak positif.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Bansos tetap menjadi instrumen penting negara dalam menjaga daya tahan masyarakat, terutama bagi warga yang paling membutuhkan,” tegas Ipul.

Ia memastikan kebijakan pemerintah akan terus mengedepankan kepentingan rakyat kecil sembari melakukan penataan anggaran agar lebih efektif dan efisien di sektor-sektor non-dasar lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Lebaran, TMII Sajikan Ragam Pertunjukan dan Targetkan 140 Ribu Pengunjung
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Walkot Cilegon Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Kemenangan Spiritual
• 22 jam laludetik.com
thumb
Niat Puasa Syawal dan Ganti Puasa Ramadan: Hukum, Waktu, dan Tata Cara
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
OJK Optimistis Pembiayaan Tumbuh 6-8% Tahun Ini
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.