Jakarta: Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran 2026. Gelombang lanjutan arus balik juga diprediksi terjadi pada 25 Maret serta 28-29 Maret 2026.
Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) sekaligus pakar transportasi publik, Tri Basuki Joewono, mengatakan arus balik menjadi tanggung jawab semua pihak. Fasilitas infrastruktur harus dipastikan beroperasi dengan baik.
Baca Juga :
Puncak Mudik Lokal Diprediksi Berlangsung 22 Maret"Untuk arus mudik saja, maka kita bisa melihat hal yang menggembirakan, di mana ada perbaikan," ujar Tri, kepada Metrotvnews.com, Sabtu 17 Maret 2026.
Guru Besar Teknik Sipil Unpar itu juga mengapresiasi para pemudik yang sudah lebih baik dalam berkendara. Hal tersebut terbukti dengan menurunnya tingkat kecelakaan.
"Artinya, selain pemerintah, kepolisian, dan pemda, maka peran penting pemudik menjadi penentu," katanya.
Situasi jalan tol. Foto MI
Terkait puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran 2026, menurutnya informasi dan perilaku perjalanan harus jadi perhatian.
"Antisipasi bukan saja dalam hal jumlah, tetapi perilaku, yaitu waktu dan cara melakukan perjalanan," jelasnya.




