RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga kedaulatan dan keamanan di ufuk timur Indonesia selama masa hari raya Lebaran 2026.
Mayjen TNI Lucky Avianto, mengungkapkan bahwa sebagian besar personel bahkan telah melewatkan momen Lebaran di kampung halaman selama beberapa tahun terakhir demi menjalankan tugas pengamanan wilayah.
"Meski ada kesempatan untuk pulang, prajurit TNI di Kodam XXIV/Mandala Trikora memilih tidak mudik. Sebagian besar dari mereka sudah beberapa kali merayakan Lebaran bersama rekan seperjuangan dan warga Papua," ujar Lucky dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Baca juga : Pemerintah Perketat Keamanan Bandara di Papua Usai KKB Tembaki Pesawat
Lucky yang baru saja ditunjuk sebagai Pangkogabwilhan III oleh Panglima TNI itu menyebut bahwa perayaan Lebaran di daerah penugasan memiliki dimensi yang lebih dalam bagi seorang prajurit. Menurut peraih Adhi Makayasa 1996 ini, pos penjagaan telah menjadi rumah kedua bagi para personel.
Di tanah Papua, perayaan dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat. Para prajurit berbaur dengan masyarakat sekitar di Masjid At-Taqwa Makodam XXIV/Mandala Trikora untuk melaksanakan salat Id dan berbagi kebahagiaan.
"Lebaran bagi prajurit TNI bukan sekadar berkumpul dengan keluarga inti, melainkan menguatkan kebersamaan dengan rakyat. Di sini, setiap tempat tugas adalah rumah dan setiap rakyat adalah keluarga," kata jenderal yang juga lulusan terbaik Sesko TNI dan Lemhannas tersebut.
Baca juga : Pimpinan TNI Diminta Beri Atensi Khusus atas Kematian Pasutri di Boven Digoel
Bagi TNI, bertugas di tengah sunyi pos penjagaan saat hari raya adalah bentuk nyata pengorbanan dan ibadah. Lucky menilai momen ini justru menjadi jembatan kemanusiaan untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga Papua, sekaligus menegaskan peran TNI sebagai pelindung rakyat.
Ia memastikan bahwa kerinduan prajurit terhadap keluarga di kampung halaman tidak sedikit pun melemahkan semangat pengabdian. Sebaliknya, hal itu menjadi motivasi tambahan untuk menjaga kedaulatan NKRI.
"Setiap takbir yang berkumandang di pos-pos penjagaan adalah pengingat bahwa menjaga negeri adalah bagian dari ibadah suci. Lebaran di Papua adalah bukti setia prajurit TNI berdiri mengawal persatuan dan memastikan Merah Putih tetap berkibar di setiap jengkal tanah Indonesia," pungkasnya. (H-3)





